PMI JEMBER — Semangat kemanusiaan lintas iman kembali ditunjukkan umat Kristen di Kabupaten Jember. Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jember menggelar aksi donor darah dan berhasil menyumbangkan 34 kantong darah untuk menambah stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.
Kegiatan donor darah tersebut berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026. Dari seluruh peserta yang hadir, sebanyak 34 pendonor dinyatakan berhasil mendonorkan darah, sementara 9 peserta batal menjalani donor.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi kepedulian jemaat GKI Jember yang secara aktif ikut membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.
Menurutnya, donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang manfaatnya sangat besar. Setiap kantong darah yang disumbangkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi, baik karena kecelakaan, tindakan operasi, persalinan, maupun kondisi medis lainnya.
“Donor darah adalah aksi kemanusiaan yang tidak mengenal perbedaan latar belakang. Kami mengapresiasi GKI Jember yang terus ikut berkontribusi menjaga ketersediaan stok darah di PMI,” ujar Zainollah.

Dalam pelaksanaan donor kali ini, terdapat sejumlah peserta yang belum dapat mendonorkan darah karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan. Dari data skrining, 6 peserta memiliki kadar hemoglobin (HB) rendah, yakni di bawah 12,5 gram/desiliter.
Selain itu, 3 peserta batal karena baru mengonsumsi obat. Kondisi tersebut menjadi bagian dari proses skrining kesehatan yang harus dilakukan sebelum seseorang dinyatakan layak mendonorkan darah.
Zainollah menegaskan, proses skrining bukan untuk menghambat masyarakat yang ingin berdonor, melainkan untuk memastikan darah yang dikumpulkan aman bagi penerima sekaligus menjaga kondisi kesehatan pendonor.

“Bagi yang belum lolos skrining, jangan berkecil hati. Ketika kondisi kesehatan sudah memenuhi syarat, tetap bisa kembali donor pada kesempatan berikutnya,” katanya.
PMI Kabupaten Jember terus mendorong semakin banyak komunitas, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, perusahaan, tempat ibadah, hingga kelompok masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan donor darah secara rutin.
Aksi GKI Jember menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan dapat menjadi ruang bersama untuk membantu sesama, sekaligus memperkuat ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Jember. (*)
