PMI JEMBER – Sebanyak 29 anggota dan senior Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMK Diponegoro Wuluhan mengikuti orientasi serta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan dan Keorganisasian selama dua hari di Markas PMI Kabupaten Jember Sabtu (22/8) dan Minggu (23/8). Kegiatan ini dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas diri serta mencetak kader relawan muda yang tangguh, berkarakter, dan sigap dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Pembina PMR Wira SMK Diponegoro Wuluhan, Marda Bakti Prasetyan, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi tonggak penting dalam membentuk mental kepemimpinan pengurus baru maupun senior. Menurutnya, pemahaman mengenai manajemen organisasi sangat krusial agar roda kepengurusan dapat berjalan efektif dan terstruktur.

"Kami ingin para peserta tidak hanya mahir dalam keterampilan pertolongan pertama, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, jiwa kepemimpinan yang kuat, serta pemahaman mendalam tentang tata kelola organisasi," ujar Marda.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta disuguhi materi umum kepemimpinan, manajemen konflik, komunikasi efektif, hingga tata kelola keorganisasian PMR. Ketua PMR Wira SMK Diponegoro Wuluhan, Imam Nurul Hanafi, menyampaikan antusiasmenya atas terselenggaranya Diklat ini. Ia menilai materi yang didapat menjadi bekal berharga untuk membawa PMR Wira SMK Diponegoro Wuluhan lebih aktif dan solid.

"Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami, terutama bagi anggota junior dan senior, untuk saling bersinergi dan memahami peran masing-masing dalam menjalankan roda organisasi ke depan," tutur Imam.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah. Ia mengapresiasi inisiatif SMK Diponegoro Wuluhan yang memanfaatkan Markas PMI Jember sebagai pusat penggemblengan kader. Menurutnya, pembinaan karakter sejak dini melalui wadah PMR adalah investasi penting bagi masa depan gerakan kepalangmerahan.
"PMR Wira adalah tulang punggung relawan masa depan. Melalui orientasi ini, kami berharap lahir pemimpin-pemimpin muda yang berdedikasi tinggi, berprinsip pada nilai-nilai kemanusiaan, serta siap menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi sosial di masyarakat," tegas Zainollah. (*)
