KLINIK KESEHATAN PRATAMA JUGA MENJADI SUMBER RELAWAN PENDONOR, DONOR DARAH DI KLINIK ASY-SYIFA SUMBANG 26 KANTONG

KLINIK KESEHATAN PRATAMA JUGA MENJADI SUMBER RELAWAN PENDONOR, DONOR DARAH DI KLINIK ASY-SYIFA SUMBANG 26 KANTONG

PMI JEMBER — Peran fasilitas kesehatan tingkat pertama kian strategis dalam memperkuat jejaring kemanusiaan. Tidak hanya memberikan layanan medis dasar, Klinik Kesehatan Pratama terbukti menjadi salah satu simpul potensial dalam menjaring relawan pendonor darah baru di tengah masyarakat. 

Hal tersebut tercermin dalam aksi donor darah yang digelar di Klinik Asy-Syifa Wuluhan pada Rabu, 7 Oktober 2026. Kegiatan ini berhasil menghimpun sebanyak 26 kantong darah dari puluhan pendaftar yang antusias mendatangkan diri untuk berpartisipasi. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi langkah proaktif yang ditunjukkan oleh fasilitas kesehatan pratama seperti Klinik Asy-Syifa. 

Menurutnya, kolaborasi ini memperluas akses masyarakat sekaligus mendekatkan pusat pelayanan donor darah langsung ke lingkungan warga. "Klinik kesehatan pratama memiliki posisi strategis dan kedekatan emosional dengan masyarakat sekitar. Ketika klinik turut memfasilitasi kegiatan donor darah, mereka tidak sekadar membantu ketersediaan stok darah PMI, tetapi juga aktif mengedukasi serta mencetak sumber relawan pendonor baru yang berkelanjutan," ujar Zainollah. 


Berdasarkan data panitia pelaksana di Klinik Asy-Syifa, rincian hasil kegiatan sosial tersebut adalah target pendonor 50 orang. Yang berhasil donor 26 kantong. Yang batal donasi 10 orang.  Dari total 10 calon pendonor yang terpaksa ditunda atau dibatalkan keikutsertaannya, hasil skrining kesehatan mencatat dua indikator utama penolakan kadar hemoglobin (HB) rendah (< 12,5 gr/dL) 9 orang. Faktor riwayat medis (tekanan darah tinggi / hipertensi) 1 orang.

Pihak panitia menjelaskan bahwa skrining ketat ini wajib dilakukan demi menjaga keamanan dan keselamatan, baik bagi kesehatan pendonor itu sendiri maupun kualitas darah yang akan disalurkan kepada pasien yang membutuhkan. Motivasional dan Sumber Informasi Kehadiran Tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini juga tidak lepas dari efektivitas penyebaran informasi dan kesadaran kolektif. 

Berdasarkan data kehadiran pendonor, sumber informasi dan dorongan untuk hadir meliputi grup whatsApp (WAG) 18 orang. Informasi dari teman 13 orang. Datang dengan kemauan sendiri 5 orang. 

Melalui sinergi yang konsisten antara PMI Kabupaten Jember dan berbagai jejaring fasilitas kesehatan seperti Klinik Asy-Syifa, ketersediaan darah yang aman dan berkualitas di Kabupaten Jember diharapkan terus terjaga demi kepentingan kemanusiaan. (*)