KSR PMI UNEJ Gerakkan Mahasiswa, Sukses Donor 17 Kantong, 23 Tak Lolos Skrining

KSR PMI UNEJ Gerakkan Mahasiswa, Sukses Donor 17 Kantong, 23 Tak Lolos Skrining

PMI JEMBER — Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Universitas Jember (UNEJ) kembali menggerakkan mahasiswa dalam aksi kemanusiaan donor darah. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, tersebut berhasil mengumpulkan 17 kantong darah untuk mendukung ketersediaan stok darah di UDD PMI Kabupaten Jember.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi peran aktif KSR PMI UNEJ yang terus mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan donor darah.


“Mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan. Donor darah bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan stok darah, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan generasi muda,” ujar Zainollah.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat 17 pendonor berhasil mendonorkan darah, sementara 21 calon pendonor batal dan 2 orang gagal dalam proses pengambilan darah. Dengan demikian, terdapat 23 calon pendonor yang tidak berhasil menyelesaikan proses donor.

Dari hasil skrining, faktor utama calon pendonor tidak dapat mendonorkan darah adalah kadar hemoglobin (HB) rendah di bawah 12,5 gr/dl, yang tercatat sebanyak 17 orang.


Selain itu, terdapat 1 calon pendonor yang sedang mengonsumsi obat, 2 orang kurang istirahat, serta 1 orang dengan alasan lain. Sementara itu, 2 orang mengalami gagal pengambilan darah (gatap).

Ketua KSR PMI UNEJ Gaesha mengatakan kegiatan donor darah menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membantu masyarakat. KSR PMI UNEJ berkomitmen untuk terus mengajak mahasiswa dan sivitas akademika berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.

Zainollah menambahkan, proses skrining sebelum donor merupakan tahapan penting untuk memastikan kondisi pendonor memenuhi persyaratan kesehatan.


“Tidak lolos skrining bukan berarti gagal dalam berbuat baik. Justru pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk melindungi pendonor sekaligus memastikan darah yang didonasikan aman dan memenuhi standar,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, KSR PMI UNEJ kembali menunjukkan bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya hadir di lingkungan kampus, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemanusiaan melalui donor darah. (*)