Kecamatan Dan Desa Jadi Lumbung Pendonor, Sumberjambe Himpun 38, Sumberbaru 22, Desa Wringinagung 19 Kantong Darah

Kecamatan Dan Desa Jadi Lumbung Pendonor, Sumberjambe Himpun 38, Sumberbaru 22, Desa Wringinagung 19 Kantong Darah

PMI JEMBER – Gerakan donor darah rutin yang digaungkan melalui Surat Edaran Bupati Jember Gus Dr. Muhammad Fawait mulai menunjukkan dampak nyata. Kecamatan dan desa di Kabupaten Jember bergerak menjadi lumbung pendonor dengan menggelar aksi kemanusiaan bersama UDD PMI Kabupaten Jember.

Pada Rabu (23/9/2026), sedikitnya tiga wilayah secara aktif menggelar kegiatan donor darah, yakni Kecamatan Sumberjambe, Kecamatan Sumberbaru, serta Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang.

Kecamatan Sumberjambe menjadi penyumbang terbanyak dengan berhasil menghimpun 38 kantong darah. Disusul Kecamatan Sumberbaru yang mengumpulkan 22 kantong, serta Desa Wringinagung sebanyak 19 kantong darah.


Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengatakan gerakan donor darah yang dilakukan jajaran pemerintah kecamatan hingga desa tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan darah bagi masyarakat.

Menurutnya, Surat Edaran Bupati Jember yang mendorong ASN dan instansi pemerintah untuk aktif mendukung gerakan donor darah rutin telah ditindaklanjuti secara positif oleh sejumlah wilayah.

“Ini menunjukkan bahwa gerakan donor darah tidak hanya menjadi tanggung jawab PMI. Pemerintah kecamatan dan desa juga bisa menjadi penggerak sekaligus lumbung pendonor di wilayahnya masing-masing,” ujar Zainollah.

Di Kecamatan Sumberjambe dan Sumberbaru, kegiatan donor darah bahkan dimotori langsung oleh jajaran kecamatan. Camat dan sekretaris camat yang juga berperan sebagai Ketua PMI Kecamatan turut mendorong masyarakat maupun jajaran pemerintahan untuk berpartisipasi.

Zainollah mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, keterlibatan aparatur pemerintah menjadi penting untuk membangun kebiasaan donor darah secara rutin di tengah masyarakat.

“Semakin banyak kecamatan dan desa yang rutin menggelar donor darah, semakin kuat pula ketersediaan stok darah untuk memenuhi kebutuhan pasien di rumah sakit,” katanya.


Tak mau kalah, Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, juga menunjukkan kepeduliannya. Melalui kegiatan donor darah di balai desa, berhasil dihimpun 19 kantong darah.

Data UDD PMI Kabupaten Jember mencatat, pada 23 September 2026 terdapat tiga kegiatan donor darah tersebut, dengan hasil masing-masing 19 kantong dari Balai Desa Wringinagung, 38 kantong dari Kecamatan Sumberjambe, dan 22 kantong dari Kecamatan Sumberbaru.

Gerakan donor darah berbasis kecamatan dan desa ini diharapkan terus berkembang. Dengan keterlibatan pemerintah, aparatur, serta masyarakat, kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan dapat ditopang melalui partisipasi pendonor secara rutin.

“Setetes darah sangat berarti bagi kehidupan. Karena itu, kami mengajak kecamatan dan desa lainnya untuk ikut bergerak menjadi lumbung pendonor,” pungkas Zainollah. (*)