PMI Jember Perluas Edukasi Kemanusiaan, Arjasa Digencarkan Jadi Lumbung Pendonor

PMI Jember Perluas Edukasi Kemanusiaan, Arjasa Digencarkan Jadi Lumbung Pendonor

PMI JEMBER – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus memperkuat edukasi dan partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan. Dalam rangka memperingati HUT PMI ke-81, PMI menggelar Sosialisasi Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kecamatan Arjasa Selasa, 29 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah sekaligus mendorong tumbuhnya pendonor sukarela yang rutin. Semakin banyak masyarakat yang aktif mendonorkan darah, semakin kuat pula ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

Camat Arjasa, M. Abdul Kadir alias Ading, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan PMI. Ia mengajak masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, khususnya donor darah.


“Donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial yang manfaatnya sangat besar bagi sesama. Kami mengajak masyarakat Arjasa untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah,” pesan Ading.

Tak hanya sosialisasi, masyarakat juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan tekanan darah atau tensi, asam urat, kolesterol, dan gula darah.

Layanan kesehatan tersebut mendapat sambutan antusias masyarakat. Selain mengetahui kondisi kesehatan secara dini, warga juga memperoleh edukasi mengenai pola hidup sehat serta manfaat donor darah.

Dalam kegiatan ini, pelayanan dilakukan oleh Akmal Fauzan, Gurita Dwi Kuning Arum, Restidiah Wulansari, dan Imam Rosyidi, didukung dua anggota KSR PMI Unit UDD, yakni Halimatus Sa’diyah dan Adelianti Septiani Rosalita.

Para petugas tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat donor darah dan pentingnya menjaga kesehatan.


PMI berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial HUT PMI ke-81. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak pendonor sukarela di Kecamatan Arjasa yang bersedia donor secara rutin.

“Setetes darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Karena itu, kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor sukarela menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan stok darah,” demikian semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut.

Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. PMI bersama masyarakat Arjasa menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, mulai dari menjaga kesehatan hingga mendonorkan darah untuk menyelamatkan kehidupan. (*)