PMI JEMBER-Kemeriahan Konser Cinta NKRI yang digelar di Alun-Alun Jember pada Rabu malam (19/8) berjalan lancar hingga akhir acara. Ditengah tengah kemeriahan konser, dua orang pengunjung perempuan, Eka Amelia Putri dan Ana terpaksa harus mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis PMI Kabupaten Jember sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi Jember akibat mengalami cedera fisik dan gangguan kesehatan.
Eka Amelia Putri yang tercatat sebagai warga Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, kaki kanannya terhantam papan skateboard yang meluncur tanpa kendali dari area permainan anak-anak. Benturan keras tersebut menyebabkan kaki kanan Eka mengalami luka memar bahkan tidak dapat digerakkan.

Tim Medis Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember yang bersiaga di depan Kantor pemerintah kabupaten segera memberikan pertolongan pertama. "Kaki kanan korban Eka bengkak dan tidak bisa digerakkan saat kami periksa di lokasi. Untuk mengantisipasi cedera yang lebih berat, kami langsung melakukan evakuasi darurat ke RSD dr. Soebandi," ujar Laily Nur, petugas Tim Medis PMI Kabupaten Jember,
Sementara saat acara konser cinta NKRI berakhir, seorang pengunjung perempuan Bernama Ana yang beralamat di depan hotel cempaka Jember dan hendak pulang ke rumahnya tiba-tiba lemas dengan posisi duduk karena mengalami sesak napas sebelum akhirnya muntah darah. Ana kemudian mendapatkan pertolongan pertama dari Tim Medis PMI Jember yang telah siaga sejak awal konser dimulai.

Proses penanganan darurat dipantau langsung oleh Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Eviyan Efendi, bersama jajaran pengurus lainnya yang saat itu konser cinta NKRI berada di lokasi usai menghadiri penggalangan dana korban gempa NTT di sela-sela konser.
"Tim medis kami yang bertugas standby di lokasi acara untuk memberikan bantuan pada penonton dengan cepat. Kedua korban langsung mendapatkan bantuan medis sesuai standar operasional penanganan cedera fisik sebelum dirujuk ke rumah sakit," kata Ghufron. Hingga kamis pagi, kedua korban masih menjalani perawatan medis intensif dari tim dokter RSD dr. Soebandi Jember untuk memulihkan kondisi kesehatan mereka.(*)
