TEMBOKREJO – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Tembokrejo kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam aksi sosial dan kemanusiaan. Melalui kegiatan donor darah yang digelar pada Jumat, 10 Juli 2026, para pemuda dan masyarakat setempat tampak antusias memadati lokasi untuk mendonorkan darah mereka sebagai bentuk sedekah kepada sesama.
Dalam aksi kemanusiaan ini, panitia berhasil mencatat antusiasme yang luar biasa dari para calon pendonor. Berdasarkan data akhir yang dihimpun oleh tim medis di lapangan, sebanyak 29 orang dinyatakan berhasil mendonorkan darahnya. Sementara itu, terdapat 7 calon pendonor yang terpaksa dibatalkan karena tidak memenuhi indikator medis yang telah ditetapkan demi keselamatan pendonor dan kualitas darah.Transparansi Data Hasil Skrining MedisTim medis menerapkan standar skrining yang ketat sebelum proses pengambilan darah dilakukan. Berikut adalah rincian indikator medis yang menyebabkan 7 calon pendonor terpaksa ditolak.

Alasan medis penolakan (dibatalkan) kadar HB rendah sebanyak 4 orang2. Kadar HB tinggi satu orang.Tekanan darah (TD) tinggi /hipertensi 1 orang. Kondisi medis Lain (batuk)1 orang, sehingga tertolak total 7 orang. "Meskipun ada beberapa rekan yang belum bisa mendonorkan darahnya karena faktor kebugaran fisik dan regulasi medis, kami sangat mengapresiasi niat baik mereka. Ini membuktikan bahwa semangat berbagi di kalangan pemuda sangatlah tinggi," ujar Ketua PMI Kabupaten Jember Zainollah.
Aksi donor darah di Tembokrejo ini menjadi rangkaian estafet kepedulian sosial yang terus digalakkan oleh kader Ansor. Sebelumnya, pada Selasa, 7 Juli 2026, GP Ansor Kecamatan Balung juga sukses melaksanakan kegiatan serupa.
Kala itu, para pemuda Ansor berduyun-duyun datang memadati lokasi donor darah dengan semangat yang sama: bersedekah melalui tetesan darah untuk mereka yang membutuhkan.Melalui konsistensi kegiatan seperti ini, GP Ansor membuktikan bahwa peran pemuda tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan dan kebangsaan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat luas. (*)
