RS BINA SEHAT JADI RS SWASTA LUMBUNG PENDONOR, SUMBANG 58 KANTONG DARAH UNTUK UDD PMI JEMBER

RS BINA SEHAT JADI RS SWASTA LUMBUNG PENDONOR, SUMBANG 58 KANTONG DARAH UNTUK UDD PMI JEMBER

JEMBER – Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember kembali membuktikan komitmen kemanusiaannya dengan menjadi salah satu rumah sakit swasta yang menjadi "lumbung" pendonor darah bagi Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. Dalam aksi donor darah yang digelar pada Kamis (9/7/2026), RS Bina Sehat berhasil menyumbangkan 58 kantong darah untuk menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Jember.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi RS Bina Sehat. Menurutnya, kontribusi aktif dari institusi pelayanan kesehatan swasta seperti RSBS sangat membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah masyarakat yang terus meningkat.

"Kami sangat berterima kasih kepada manajemen dan seluruh karyawan RS Bina Sehat. Kehadiran RS Bina Sehat sebagai salah satu lumbung pendonor dari sektor swasta ini menjadi angin segar sekaligus pilar penting dalam menjaga stabilitas stok darah di Kabupaten Jember," ujar Zainollah.


Sementara itu, Kepala UDD PMI Kabupaten Jember, dr. Agus Burhansyah, memaparkan data teknis terkait pelaksanaan donor darah kali ini. Dari total relawan yang mendaftar, tercatat 58 orang dinyatakan berhasil mendonorkan darahnya, sementara 13 orang lainnya terpaksa dinyatakan batal atau ditolak demi keselamatan medis.

"Sebanyak 58 kantong darah berhasil kami himpun. Namun, ada 13 calon pendonor yang terpaksa ditolak setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan secara ketat," jelas dr. Agus Burhansyah.

Ia merinci bahwa faktor utama penolakan kali ini didominasi oleh masalah kadar Hemoglobin (HB). Sebanyak 11 orang terdeteksi memiliki kadar HB rendah di bawah batas minimal, yaitu kurang dari 12,5 Gr/dl. Sementara 2 orang lainnya ditolak karena riwayat medis lain, dengan rincian 1 orang karena mengonsumsi obat-obatan dan 1 orang karena tekanan darah (tensi) yang terlalu tinggi.


"Skrining ketat ini merupakan prosedur wajib di UDD PMI untuk memastikan darah yang didonasikan benar-benar aman bagi penerima, sekaligus melindungi kesehatan si pendonor itu sendiri," pungkas dr. Agus Burhansyah.

Aksi donor darah di RS Bina Sehat ini diharapkan dapat terus berjalan secara rutin dan menjadi motivasi bagi instansi maupun perusahaan swasta lainnya di Jember untuk ikut serta dalam gerakan kemanusiaan ini. (*)