PMI JEMBER — Mengisi momen Peringatan HUT RI ke-81 dengan aksi nyata, Paguyuban Gus dan Ning Kabupaten Jember berkolaborasi dengan komunitas ibu-ibu Sketsa menggelar aksi kemanusiaan donor darah di RM C-Bezt Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, Minggu (30/08/2026).
Mengusung tema “Merah Putih dalam Setetes Darah”, kegiatan yang menggandeng Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember ini berhasil menyedot antusiasme tinggi dari anggota paguyuban maupun masyarakat umum. Atmosfer nasionalisme terasa kuat sejak pembukaan acara yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, senam line dance, hingga pelepasan balon Merah Putih.
Ketua Paguyuban Gus dan Ning Jember, Octa Dio Milenia Dewa Putra, S.H., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk kepedulian generasi muda dan komunitas sosial di Jember. Pemilihan lokasi di RM C-Bezt yang strategis serta didukung fasilitas area parkir luas menjadi salah satu pendukung kelancaran arus masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya. "Kami berkolaborasi bersama Sketsa yang memang aktif di kegiatan sosial. Animo warga Jember cukup tinggi, terbukti target pendonor terpenuhi. Setiap peserta yang selesai mendonor juga mendapatkan bingkisan serta konsumsi dari panitia," ujar Octa.
Hasil Pengumpulan Darah dan Evaluasi Medis PMI
Berdasarkan data resmi dari Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, kegiatan donor darah ini berhasil menghimpun puluhan kantong darah untuk menjaga stok pasokan medis daerah. Namun, dari total peserta yang mendaftar, tidak sedikit yang harus tertahan akibat kualifikasi medis.
Ringkasan Hasil Donor Darah Berhasil Donor 50 orang, Batal/Gagal Donor 30 orang.
Rincian Indikator Penolakan Pendonor antara lain Kadar HB Rendah (< 12,5 gr/dl) 14 orang (penyebab dominan). Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) 2 orang. Konsumsi Obat-obatan 1 orang. Tekanan Darah Rendah (Hipotensi) 1 orang. Kadar HB Tinggi (> 17 gr/dl) 1 orang
Meski sejumlah calon pendonor terpaksa ditolak karena alasan kesehatan, PMI Kabupaten Jember mengapresiasi tinggi inisiatif Paguyuban Gus dan Ning serta Sketsa. Aksi ini diharapkan dapat menumbuhkan gaya hidup sehat sekaligus memupuk jiwa kemanusiaan di kalangan generasi muda Jember secara berkelanjutan. (*)
