MOBIL TANGKI PMI KABUPATEN JEMBER DISTRIBUSIKAN 10.000 LITER PER HARI UNTUK LIMA TITIK DAMPAK KEKERINGAN

MOBIL TANGKI PMI KABUPATEN JEMBER DISTRIBUSIKAN 10.000 LITER PER HARI UNTUK LIMA TITIK DAMPAK KEKERINGAN

JEMBER — Mulai September 2026, Tim Tanggap Darurat (TGD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember mengerahkan armada secara intensif untuk mendistribusikan air bersih ke lima titik wilayah yang dilanda krisis air akibat kekeringan. Sebelumnya, TGD PMI Kabupaten Jember telah distribusi air di Dusun Bunder Desa Sumberpinang Kecamatan Pakusari dan di dua titik yaitu di RW 07 dan RW 08 di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari. 

Perluasan cakupan layanan ini menyasar dua lokasi terbaru, yakni Dusun Tegalwatu di Kelurahan/Kecamatan Patrang serta Perumahan New Rengganis Residence di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari. Penambahan titik distribusi tersebut merupakan hasil koordinasi strategis bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyusul asesmen kebutuhan warga di lapangan.


Kepala Markas PMI Kabupaten Jember, Imam Muslim Alhariri, menjelaskan bahwa pihaknya telah menggelar rapat khusus untuk mematangkan Rencana Teknis Operasi (RTO) demi memastikan pasokan air tepat sasaran di lokasi-lokasi baru tersebut. “Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD Kabupaten Jember dan rapat internal PMI Kabupaten Jember maka mulai 1 September Tim Tanggap Darurat PMI Kabupaten Jember akan distribusi air bersih di lokasi baru sehingga total kini ada lima titik yang dapat disuplai air bersih,” kata Imam Muslim Al Hariri. 

Dengan total lima titik sasaran, TGD PMI Kabupaten Jember berkomitmen melakukan pengiriman air bersih setiap hari selama satu bulan ke depan. Durasi tanggap darurat ini bersifat fleksibel dan siap diperpanjang menyesuaikan perkembangan situasi serta kondisi di lapangan.

Operasi kemanusiaan ini mengandalkan satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter. Guna mencukupi kebutuhan warga di kelima titik tersebut, armada tangki akan dikerahkan sebanyak dua kali pengiriman dalam sehari, menghasilkan total suplai 10.000 liter air bersih per hari.

Langkah cepat ini diambil untuk memitigasi dampak buruk kekeringan terhadap kesehatan dan kebutuhan harian warga terdampak, sekaligus memperkuat sinergi lintas lembaga antara PMI dan BPBD Jember dalam penanganan darurat bencana hidrometeorologi. (*)