Semangat Agustusan Membara, Warga Perum Pinus Raya Sukses Kumpulkan 50 Kantong Darah

Semangat Agustusan Membara, Warga Perum Pinus Raya Sukses Kumpulkan 50 Kantong Darah

PMI JEMBER — Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kembali diwujudkan warga Perumahan Pinus Raya melalui aksi nyata kemanusiaan. Dalam kegiatan donor darah yang digelar Minggu (30/8/2026), warga berhasil menghimpun 50 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien di Kabupaten Jember.

Kegiatan donor darah tersebut menggandeng Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember). Antusiasme warga terlihat dari banyaknya peserta yang datang untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan dan mendonorkan darahnya.


Aksi kemanusiaan ini sekaligus menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran masyarakat Perum Pinus Raya untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari kegiatan sosial di lingkungan mereka.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi kepedulian dan konsistensi warga Perum Pinus Raya yang terus aktif berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.

Menurut Zainollah, gerakan donor darah berbasis lingkungan seperti yang dilakukan warga Perum Pinus Raya sangat penting karena ikut menopang ketersediaan stok darah PMI.

“Warga Perum Pinus Raya semakin aktif dan peduli. Donor darah yang digerakkan dari lingkungan masyarakat menjadi kekuatan penting untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan,” ujar Zainollah.


Berdasarkan rekapitulasi kegiatan, sebanyak 50 pendonor berhasil menyumbangkan darahnya. Sementara itu, terdapat 4 peserta yang batal atau tidak dapat melanjutkan proses donor setelah menjalani skrining kesehatan.

Dari hasil pemeriksaan, alasan penolakan peserta didominasi oleh kondisi tekanan darah tinggi (TD Tinggi) sebanyak 4 orang.

Sementara indikator lain seperti kadar hemoglobin (HB) rendah maupun riwayat medis lainnya menjadi bagian dari pemeriksaan yang tetap dilakukan secara ketat oleh petugas medis sebelum seseorang dinyatakan memenuhi syarat donor.

Skrining kesehatan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan pendonor sekaligus menjaga kualitas darah yang akan digunakan bagi pasien.

Zainollah menegaskan, donor darah merupakan bentuk sederhana dari gotong royong kemanusiaan. Semakin banyak masyarakat yang rutin mendonor, semakin kuat pula dukungan terhadap ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

“Setetes darah yang kita berikan sangat berarti bagi kehidupan orang lain. Semangat kemerdekaan akan semakin bermakna ketika kita mengisinya dengan kepedulian dan aksi kemanusiaan,” pungkasnya.

Kegiatan donor darah warga Perum Pinus Raya pun menjadi salah satu bukti bahwa semangat Agustusan tidak berhenti pada perayaan, tetapi diwujudkan dalam aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi sesama. (*)