PMI JEMBER — Anggota Palang Merah Remaja (PMR) Madya SMP Negeri 1 (Pamesa) Jember mengintensifkan latihan mandiri di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Minggu (18/0). Latihan dilakukan sebagai persiapan matang dalam menghadapi ajang bergengsi Amerta 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) Kabupaten Jember.
Ketua PMR Madya SMPN 1 Jember, Jessica Wulandari, menyampaikan bahwa fokus utama latihan pada keterampilan teknis sekaligus mental bertanding para personel. Sebanyak 12 anggota Pamesa diterjunkan untuk mematangkan berbagai materi keorganisasian dan pertolongan darurat.

"Dalam Lomba Amerta 2026 nanti, tim SMPN 1 Jember akan turun di beberapa cabang lomba utama, di antaranya pembuatan Tandu Darurat, Pertolongan Pertama (PP), dan Cerdas Cermat," ujar Jessica di sela-sela sesi latihan.
Pemilihan Markas PMI Kabupaten Jember sebagai lokasi pemusatan latihan bertujuan agar para anggota terbiasa dengan lingkungan kerja kepalangmerahan yang sesungguhnya sekaligus dapat memanfaatkan fasilitas pendukung yang memadai.
Langkah produktif siswa mendapat apresiasi penuh dari pengurus PMI Kabupaten Jember. "Markas PMI Jember selalu terbuka bagi adik-adik PMR yang ingin belajar dan menempa diri. Lomba Amerta bukan sekadar ajang meraih piala, melainkan wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, serta jiwa solidaritas kemanusiaan sejak dini," tutur Zainollah, S.Pd Ketua PMI Kabupaten Jember.
Selaku ketua PMI Jember, Zainollah memiliki komitmen untuk terus memfasilitasi dan mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan kemanusiaan.(*)
