Perluas Jangkauan Wilayah Kekeringan, PMI Kabupaten Jember Distribusi Air Bersih Ke Curahmalang, Rambipuji

Perluas Jangkauan Wilayah Kekeringan, PMI Kabupaten Jember Distribusi Air Bersih Ke Curahmalang, Rambipuji

PMI JEMBER – Tim Tanggap Darurat Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menambah satu armada truk khusus berpenampung tandon air untuk mengoptimalkan distribusi air bersih ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Langkah ini diambil menyusul diperluasnya jangkauan bantuan air bersih ke Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, pada Senin malam (19/10/2026).

Untuk memaksimalkan pasokan ke titik baru tersebut, PMI Kabupaten Jember mengalihkan armada mobil tangki utama yang sebelumnya rutin menyuplai wilayah Desa Jubung. Mobil tangki tersebut kini difokuskan mengisi 4 tandon air yang telah disiagakan di Desa Curahmalang.

Meski dialihkan, distribusi air bersih untuk warga di Desa Jubung dipastikan tidak terhenti. PMI Jember telah menyiapkan strategi taktis dengan mengerahkan truk armada tambahan yang dimodifikasi khusus membawa dua tandon air berkapasitas besar di atas baknya.


Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menegaskan bahwa penyesuaian penambahan armada ini dilakukan agar seluruh titik kekeringan tetap terlayani secara merata tanpa ada wilayah yang terabaikan. "Kami terus memantau dinamika krisis air bersih di lapangan. Penambahan armada truk tandon ini merupakan respons cepat kami agar perluasan distribusi ke Desa Curahmalang bisa berjalan optimal, sementara kebutuhan air bersih warga di Desa Jubung tetap terpenuhi dengan baik," ujar Zainollah.

Sementara itu, PMI Kabupaten Jember juga memastikan bahwa jadwal dan skema distribusi air bersih di wilayah terdampak lainnya tetap berjalan normal sesuai rencana awal. Adapun lokasi distribusi reguler tersebut meliputi Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari,  Dusun Pelinggian, Desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Dusun Tegalwatu, Kelurahan/Kecamatan Patrang. 

PMI Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna menyalurkan bantuan air bersih secara berkelanjutan hingga kondisi krisis air di wilayah-wilayah terdampak kembali normal. (*)