PMI JEMBER – Semangat kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan kalangan pemuda di Kabupaten Jember melalui aksi donor darah. Pemuda Muhammadiyah Cakru Kencong berhasil menghimpun 33 kantong darah, sementara IPNU-IPPNU Wuluhan turut menyumbangkan 30 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi partisipasi organisasi kepemudaan yang terus mengambil peran dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya melalui aksi donor darah.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam kegiatan donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian sosial. Selain membantu menjaga ketersediaan stok darah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menumbuhkan semangat solidaritas dan gotong royong di tengah masyarakat.

“Partisipasi organisasi kepemudaan sangat penting dalam mendukung ketersediaan darah. Kami berharap semakin banyak komunitas, organisasi, dan generasi muda yang tergerak untuk menjadi relawan donor darah,” demikian pesan yang sejalan dengan upaya PMI Kabupaten Jember mengajak masyarakat memperkuat gerakan kemanusiaan.
Dalam kegiatan donor darah yang digelar Pemuda Muhammadiyah Cakru pada Senin (26/10/2026), PMI Kabupaten Jember mencatat sebanyak 33 kantong darah berhasil dihimpun dari target 50 kantong.
Dari total 42 calon pendonor yang tercatat, sebanyak 33 orang berhasil mendonorkan darahnya, sedangkan sembilan lainnya batal atau tidak dapat melanjutkan donor.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, delapan calon pendonor tidak dapat mendonorkan darah karena kadar hemoglobin (Hb) rendah, yakni di bawah 12,5 gram per desiliter. Satu calon pendonor lainnya tidak memenuhi persyaratan karena tekanan darah tinggi.
Pemeriksaan kesehatan sebelum donor merupakan prosedur penting untuk memastikan keamanan pendonor sekaligus menjaga kualitas darah yang dikumpulkan.
Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan donor darah juga terlihat dari beragam jalur informasi yang mendorong kehadiran para pendonor.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 25 orang memperoleh informasi melalui WhatsApp Broadcast (WAB) dari Unit Donor Darah (UDD). Sepuluh orang mendapatkan informasi dari teman atau contact person (CP), sedangkan delapan orang lainnya datang atas kemauan sendiri.
Data jalur informasi tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi dan jejaring sosial dalam menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi donor darah.
PMI Kabupaten Jember berharap kegiatan donor darah yang melibatkan organisasi kepemudaan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Keterlibatan Pemuda Muhammadiyah Cakru serta IPNU-IPPNU Wuluhan menjadi bagian dari kontribusi generasi muda dalam mendukung misi kemanusiaan.
Setiap kantong darah yang terkumpul memiliki arti penting bagi pasien yang membutuhkan transfusi, mulai dari korban kecelakaan hingga pasien yang menjalani perawatan medis.
Melalui gerakan donor darah yang berkelanjutan, PMI Kabupaten Jember mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai kebiasaan positif sekaligus wujud kepedulian terhadap keselamatan sesama. (*)
