MAHASISWA UNEJ ANTUSIAS DONOR DARAH DI BULAN RAMADAN, RATA-RATA SUMBANG 30 KANTONG TIAP HARI

MAHASISWA UNEJ ANTUSIAS DONOR DARAH DI BULAN RAMADAN, RATA-RATA SUMBANG 30 KANTONG TIAP HARI

PMI JEMBER – Semangat kemanusiaan mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) tidak surut meski sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme mereka mengunjungi Bus Donor Darah Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember yang rutin "mangkal" di kawasan double way UNEJ. 

Berdasarkan data lapangan, rata-rata setiap harinya terdapat 25 hingga 30 pendonor yang dinyatakan lolos skrining kesehatan dan berhasil menyumbangkan darahnya. Jumlah pendaftar sebenarnya jauh lebih tinggi, namun tidak semua lolos karena faktor kondisi fisik atau persyaratan medis lainnya. Sudah 11 hari bus donor UDD PMI Kabupaten mangkal di double way UNEJ. 


Meski antusiasme tinggi, faktor cuaca terkadang menjadi tantangan. Seperti yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026), jumlah pendonor sempat menurun akibat hujan deras yang mengguyur wilayah kampus. Selain faktor cuaca, jumlah perolehan kantong darah juga fluktuatif jika bus donor darah harus dialihkan ke lokasi lain untuk memenuhi agenda jemput bola di titik berbeda. 

Momen menarik terjadi pada Minggu (1/3/2026) malam. Safira dan Tiara, mahasiswi kembar yang menempuh studi di UNEJ, tampak hadir di Bus Donor Darah. Sayangnya, hanya Safira yang berhasil mendonorkan darahnya, sementara Tiara harus absen karena sedang berhalangan (haid). "Saya baru tiga kali ini ikut donor darah. Alhamdulillah lolos," ujar Safira, mahasiswi jurusan Proteksi Tanaman Faperta UNEJ asal Banyuwangi tersebut. 

Safira mengaku bahagia bisa berkontribusi langsung bagi sesama di bulan suci. "Insyaallah manfaatnya banyak untuk pasien di rumah sakit yang membutuhkan transfusi darah," tambahnya dengan senyum sumringah. 

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat kampus, khususnya para mahasiswa seperti Safira dan Tiara, serta karyawan dan warga sekitar UNEJ yang tetap menjaga solidaritas kemanusiaan di bulan Ramadan. "Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para pendonor. Kepedulian mahasiswa UNEJ sangat membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI Jember selama masa Ramadan," pungkas Zainollah. (*)