PMI JEMBER – Klinik Ampel Sehat Wuluhan yang berlokasi di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, kembali sukses menggelar kegiatan donor darah rutin pada Rabu (15/7/2026). Aksi kemanusiaan ini berhasil mendatangkan puluhan warga yang antusias untuk mendonorkan darahnya.
Dalam aksi sosial kali ini, tim medis berhasil menghimpun sebanyak 39 kantong darah yang langsung diserahkan untuk membantu ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.
Meski demikian, antusiasme masyarakat yang tinggi ini diiringi dengan ketatnya proses screening kesehatan. Tercatat, ada 19 calon pendonor yang terpaksa ditolak atau dibatalkan proses donornya karena tidak memenuhi indikator medis yang ditetapkan.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap konsistensi Klinik Ampel Sehat Wuluhan serta tingginya kesadaran warga sekitar terhadap aksi kemanusiaan ini.
"Kami sangat mengapresiasi Klinik Ampel Sehat Wuluhan yang rutin mengedukasi dan menggerakkan warga. Sebanyak 39 kantong darah yang berhasil dihimpun hari ini sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan di rumah sakit. Terkait pendonor yang ditolak, hal itu wajar karena PMI sangat menjaga aspek keselamatan, baik bagi pendonor maupun bagi calon penerima darah," ujar Zainollah, Rabu (15/7).
Ketatnya pemeriksaan kesehatan sebelum donor darah membuat belasan warga harus menunda niat baik mereka. Berdasarkan data dari tim medis di lapangan, faktor utama pembatalan didominasi oleh masalah kadar hemoglobin (HB) dan tekanan darah. Penyebab tertolkanya 19 pendonor karena kadar HB rendah (< 12,5 gr/dl) sebanyak 8 orang, tekanan darah (tensi) tinggi sebanyak 6 orang. Faktor administrasi/teknis (tidak datang) 3 orang, kadar HB terlalu tinggi (> 17 gr/dl) 1 orang dan baru mengonsumsi obat 1 orang.
Melalui evaluasi medis ini, pihak klinik dan PMI Jember turut mengimbau masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya di kemudian hari untuk menjaga pola istirahat yang cukup, menjaga asupan nutrisi, serta menghindari konsumsi obat-obatan tertentu sebelum melakukan donor darah. (*)
