PMI JEMBER – Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember terus membuktikan perannya sebagai kawah perkaderan relawan kemanusiaan. Selama 19 tahun perjalanan organisasi, KSR PMI Unit Unmuh Jember telah melahirkan ratusan relawan yang siap terjun membantu masyarakat, baik dalam pelayanan kemanusiaan maupun penanggulangan bencana.
Momentum Dies Natalis ke-19 menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi sekaligus penguatan komitmen untuk terus menumbuhkan semangat kemanusiaan, meningkatkan kapasitas relawan, serta mempererat persaudaraan antargenerasi.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Jember, Narto, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas konsistensi KSR PMI Unit Unmuh Jember dalam menjaga keberlanjutan kaderisasi relawan PMI.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan tradisi perkaderan hingga memasuki usia ke-19 merupakan capaian penting bagi organisasi relawan di lingkungan perguruan tinggi.
"Selamat dan sukses untuk KSR PMI Unit Unmuh Jember yang telah berhasil mempertahankan mata air perkaderan relawan PMI hingga menyelenggarakan Dies Natalis ke-19," ungkap Narto.

Ia menegaskan, KSR merupakan salah satu ujung tombak PMI dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Peran relawan tidak hanya mendukung pelayanan donor darah, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan penanggulangan bencana dan pelayanan masyarakat.
Narto juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi KSR PMI Unit Unmuh Jember yang selama ini banyak membantu PMI Kabupaten Jember, termasuk dalam kegiatan distribusi air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.
Keterlibatan relawan mahasiswa tersebut menjadi bukti bahwa proses kaderisasi di lingkungan kampus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua panitia Dies Natalis ke-19, Azahra Najwa Putri, menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia berharap, peringatan Dies Natalis tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan semangat pengabdian.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia. Semoga Dies Natalis ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum kebersamaan dan meningkatkan pengabdian," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KSR PMI Unit Unmuh Jember, Kaamilatul Umah, berharap pertambahan usia organisasi semakin menumbuhkan semangat kemanusiaan dan melahirkan relawan yang berjiwa unggul.
Ia juga berharap KSR PMI Unit Unmuh Jember terus berkembang, semakin solid, dan mampu menjaga semangat pengabdian dalam setiap aktivitas kemanusiaan.
Peringatan Dies Natalis ke-19 juga menjadi ruang berbagi pengalaman bagi para alumni. Mereka mengingatkan bahwa bergabung dengan KSR PMI bukan sekadar mengikuti kegiatan organisasi, melainkan kesempatan untuk belajar, membangun kedisiplinan, dan mengasah keterampilan yang berguna sepanjang hayat.
Perwakilan alumni, Nurul Yakin, mengaku bersyukur pernah menjadi bagian dari KSR. Menurutnya, pengalaman berorganisasi di KSR memberikan banyak manfaat, terutama dalam membangun kedisiplinan, meningkatkan kemampuan tanggap darurat, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Ia menuturkan, ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama menjadi relawan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menghadapi situasi kecelakaan atau keadaan darurat di tengah masyarakat.
"Pengalaman di KSR sangat bermanfaat. Ilmu yang kita dapatkan bisa digunakan untuk membantu orang lain ketika menghadapi keadaan darurat," ungkapnya.
Pesan serupa disampaikan Andana, perwakilan alumni angkatan 14. Ia mendorong para anggota aktif agar memanfaatkan masa berproses di KSR dengan sebaik-baiknya.
Menurutnya, masa aktif berorganisasi terasa singkat apabila dijalani dengan penuh semangat. Karena itu, anggota perlu memaksimalkan kesempatan untuk belajar, mengembangkan diri, dan memperluas pengalaman kemanusiaan.
Adelia Putri mantan ketua, berharap KSR PMI Unit Unmuh Jember semakin maju, kompak, serta mampu melahirkan relawan yang tangguh dan responsif. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekeluargaan dan nama baik organisasi.
Sementara itu, Alfi angkatan 16, menegaskan bahwa KSR bukan sekadar tempat belajar pertolongan pertama (PP), melainkan ruang untuk membentuk karakter dan mengembangkan potensi diri.
Ia berharap momentum Dies Natalis ke-19 semakin memperkuat solidaritas anggota serta mendorong KSR PMI Unit Unmuh Jember untuk terus berkembang.
Memasuki usia ke-19, KSR PMI Unit Unmuh Jember menghadapi tantangan untuk terus menjaga kualitas kaderisasi di tengah kebutuhan pelayanan kemanusiaan yang semakin beragam.
Pengalaman para alumni menunjukkan bahwa keterampilan pertolongan pertama, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat merupakan bekal penting yang dapat diterapkan jauh setelah masa keanggotaan berakhir.
Sementara itu, apresiasi PMI Kabupaten Jember terhadap keterlibatan KSR dalam distribusi air bersih bagi warga terdampak kekeringan memperlihatkan bahwa keberadaan relawan mahasiswa memiliki arti penting dalam mendukung kerja-kerja kemanusiaan di daerah.
Dies Natalis ke-19 pun menjadi pengingat bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari panjangnya usia, tetapi juga dari kualitas relawan yang dilahirkan dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, KSR PMI Unit Unmuh Jember diharapkan terus menjadi ruang tumbuh bagi relawan muda yang terampil, tangguh, responsif, dan siap mengabdikan diri untuk kemanusiaan.(*)
