PMI JEMBER — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami kekurangan pasokan air bersih.
Kolaborasi kemanusiaan tersebut mulai dilaksanakan pada Rabu (14/10/2026) hingga 12 hari ke depan, Baznas bersama PMI Kabupaten Jember akan melakukan suplai air bersih ke sejumlah titik yang membutuhkan, di antaranya Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari; Antirogo, Kecamatan Sumbersari; wilayah Kecamatan Patrang; serta Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan
bahwa kerja sama ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu
masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan
mendasar yang harus dipenuhi, terutama bagi warga di wilayah yang pasokannya
terbatas. Melalui sinergi Baznas Jatim termasuk Baznas Jember dan PMI Kabupaten
Jember, diharapkan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara
bertahap.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kemanusiaan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih. PMI Kabupaten Jember menyambut baik dukungan Baznas Jatim agar distribusi air bersih bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” Ujar Zainollah, Ketua PMI Kabupaten Jember.
Sementara itu, Narto, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Jember, berperan dalam koordinasi penanganan kebutuhan air bersih di lapangan. Pemetaan titik distribusi dan pelaksanaan suplai menjadi bagian penting agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kerja sama selama 12 hari ini diharapkan mampu meringankan beban warga yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Selain memastikan bantuan sampai ke lokasi sasaran, koordinasi antarlembaga juga menjadi kunci agar pelayanan kemanusiaan berjalan efektif.
Melalui kolaborasi Baznas dan PMI Kabupaten Jember,
distribusi air bersih diharapkan menjadi wujud nyata gotong royong dalam
merespons kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap
warga yang terdampak kekurangan air bersih. (*)
