PMI JEMBER– Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Universitas Jember bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember sukses menyelenggarakan kegiatan donor darah pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini mendapat antusiasme yang baik dari mahasiswa dan civitas akademika yang turut berpartisipasi sebagai pendonor.
Berdasarkan data panitia dan PMI Kabupaten Jember, tercatat sebanyak 43 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor. Dari jumlah tersebut, 27 orang berhasil mendonorkan darahnya, sementara 13 orang batal mendonor karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan, dan 3 orang mengalami gagal pengambilan darah (gatap).

Adapun faktor yang menyebabkan peserta batal mendonor antara lain berat badan kurang dari 45 kilogram sebanyak 2 orang, kadar hemoglobin (Hb) rendah di bawah 12,5 gr/dl sebanyak 5 orang, serta riwayat medis lainnya sebanyak 3 orang, yang meliputi hipertensi, hipotensi, konsumsi obat-obatan, pasca operasi, kadar Hb tinggi di atas 17 gr/dl, tekanan darah tinggi, dan tekanan darah rendah. Selain itu, 4 peserta batal mendonor karena kurang istirahat sebelum pelaksanaan donor darah.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan donor darah yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Jember. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan stok darah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, akan pentingnya donor darah secara rutin.
"Kegiatan donor darah yang melibatkan mahasiswa sangat positif karena dapat menumbuhkan jiwa kemanusiaan dan kepedulian sosial. Setiap kantong darah yang terkumpul sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan," ujar Zainollah.
Melalui kegiatan ini, Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Jember berharap dapat terus berkontribusi dalam kegiatan sosial kemanusiaan serta mendorong semakin banyak mahasiswa untuk berpartisipasi dalam aksi donor darah pada kesempatan berikutnya. (*)
