PMI JEMBER LAKUKAN ASESMEN PERMOHONAN FOGGING DI DUSUN TEGAL PARON

PMI JEMBER LAKUKAN ASESMEN PERMOHONAN FOGGING DI DUSUN TEGAL PARON

PMI JEMBER – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember melakukan asesmen lapangan menindaklanjuti surat permohonan fogging dari Kecamatan Tanggul tertanggal 3 Juni 2026. Kegiatan asesmen dilaksanakan pada Rabu (3/6) di Dusun Tegal Paron RT 01 dan RT 02 RW 08, Desa Selodakon.

Asesmen dilakukan oleh dua personel PMI Kabupaten Jember, yaitu Wachid Budhi Santoso (Staf SDM) dan M. Saifullah Al Furqoni (KSR PMI Unit UIN KHAS Jember). Kegiatan berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga 15.10 WIB.


Pada tahap awal, tim asesmen melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Selodakon dan Puskesmas Klatakan. Dari hasil koordinasi diperoleh informasi bahwa wilayah terdampak telah mendapatkan tindakan fogging sebanyak dua kali oleh Puskesmas Klatakan.

"Fogging pertama dilaksanakan pada 22 Mei 2026 setelah ditemukan lima warga yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD)," kata Wachid Budisantoso. Selanjutnya, fogging kedua dilakukan pada 29 Mei 2026 menyusul adanya penambahan kasus DBD di wilayah yang sama.


Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Desa Selodakon dan pihak Puskesmas Klatakan, hingga saat ini tercatat sebanyak 12 warga Dusun Tegal Paron terjangkit DBD. Sebagian pasien telah diperbolehkan pulang, sementara beberapa lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Selain itu, hasil koordinasi juga menghasilkan rencana kegiatan kolaboratif lintas sektor dalam upaya pengendalian penyebaran DBD. Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Jember direncanakan melaksanakan fogging di RT 02 dengan estimasi cakupan sebanyak 82 rumah. Sementara itu, Puskesmas Klatakan akan melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak di RT 01 dan RT 02.

Kegiatan kolaboratif ini diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian DBD di wilayah Dusun Tegal Paron serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.


Berdasarkan hasil asesmen, tidak ditemukan kendala maupun hambatan selama pelaksanaan kegiatan. 

"Sebagai tindak lanjut, PMI Kabupaten Jember akan menyusun laporan hasil asesmen, berkoordinasi dengan Sub Bidang Yankes dan UDD terkait rencana pelaksanaan fogging, serta melakukan koordinasi lintas sektor bersama Pemerintah Desa Selodakon dan Puskesmas Klatakan guna mendukung kelancaran kegiatan kolaboratif yang telah direncanakan," kata ketua PMI Kab Jember Zainollah. (*)