AKSI NYATA PEMDES NOGOSARI JEMBER!!, SUKSES HIMPUN 36 KANTONG DARAH LEWAT SINERGI BERSAMA PMI

AKSI NYATA PEMDES NOGOSARI JEMBER!!, SUKSES HIMPUN 36 KANTONG DARAH LEWAT SINERGI BERSAMA PMI

PMI JEMBER — Semangat kepedulian sosial berkobar di tingkat akar rumput. Jajaran perangkat desa bersama Kepala Desa Nogosari, Kabupaten Jember, bergerak aktif menggelar aksi kemanusiaan donor darah pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut atas edaran resmi dari Gus Bupati Jember, yang menginstruksikan agar seluruh organisasi perangkat daerah aktif menggalang donor darah bersinergi dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. Berkat kerja keras dan antusiasme warga, aksi ini sukses menghimpun 36 kantong darah.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi atas komitmen dan gerak cepat Pemerintah Desa Nogosari dalam menyukseskan misi kemanusiaan tersebut demi memperkuat ketersediaan stok darah di wilayah Jember. “Kami apresiasi kepala desa dan peragkat Desa Nogosari yang sukses himpun 36 kantong darah,” tutur Zainollah.

  

Berdasarkan laporan kegiatan, total warga dan perangkat yang hadir mendatangi lokasi mencapai 48 orang, dengan rincian, yang berhasil donor 36 orang, batal / tertunda 12 orang dari target awal 80 kantong darah. 

Kehadiran para pendonor di lokasi acara didorong oleh beberapa saluran informasi utama antara lain WhatsApp Broadcast (WAB) dari UDD PMI 30 orang, datang dengan kemauan sendiri 10 orang dan informasi dari teman / Contact Person (CP) sebanyak 8 orang.

Dari total 48 orang yang hadir, terdapat 12 calon pendonor yang terpaksa dibatalkan karena belum memenuhi kriteria kesehatan saat pemeriksaan awal (screening). Berikut rincian indikator penolakan sementara antara lain Kadar HB Rendah (< 12,5 Gr/dl) 4 orang, tekanan darah (Tensi) Tinggi 3 orang, tekanan darah (Tensi) tendah 3 orang, alasan lain (Kondisi Kesehatan/Fisiologis) antara lain diare 1 orang dan menstruasi (Mens) 1 orang.

Meskipun sebagian calon pendonor belum dapat melanjutkan proses pengambilan darah akibat faktor kesehatan tersebut, aksi sosial di Desa Nogosari tetap berjalan lancar, tertib, dan memberikan kontribusi berarti bagi ketersediaan darah di Kabupaten Jember. (*)