PMI JEMBER – Untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan, Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Markas Kabupaten Jember menggelar Simulasi Pertolongan Pertama (PP) dan Evakuasi Korban Massal pada Sabtu (20/6/2026) di Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember.
Ketua KSR PMI Unit Markas Kabupaten Jember, Haidar Al Rafif, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan teknis dan kerja sama tim dalam merespons kejadian darurat yang melibatkan banyak korban.
"Simulasi Pertolongan Pertama dan Evakuasi Korban Massal ini dirancang untuk melatih personel agar mampu bekerja secara tim dalam merespons keadaan darurat ketika menghadapi korban massal. Para personel melakukan penanganan mulai dari pemeriksaan respons korban, pengecekan laju pernapasan, denyut nadi, penanganan fraktur dan perdarahan, hingga proses evakuasi korban," ujar Haidar.

Menurutnya, simulasi tidak hanya menuntut kompetensi individu, tetapi juga kekompakan tim dalam melakukan tindakan penyelamatan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengasah kemampuan sekaligus membangun chemistry antar anggota sehingga ketika menghadapi situasi nyata di lapangan, seluruh personel dapat bekerja secara efektif dan profesional," tambahnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi upaya KSR PMI Unit Markas dalam meningkatkan kapasitas relawan melalui latihan dan simulasi berkelanjutan. Menurutnya, kesiapsiagaan relawan merupakan salah satu kunci keberhasilan penanganan bencana maupun kejadian darurat kemanusiaan.
"Kemampuan pertolongan pertama dan evakuasi harus terus diasah karena relawan PMI sering menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat saat terjadi bencana maupun kecelakaan. Simulasi seperti ini sangat penting untuk memastikan setiap personel siap bertugas kapan saja dibutuhkan," ungkap Zainollah. (*)
