Uji Mental Dan Fisik, Calon Relawan KSR PMI Unit Unmuh Jember Gelar Simulasi Bencana Pada Diklat Ke-XIX

Uji Mental Dan Fisik, Calon Relawan KSR PMI Unit Unmuh Jember Gelar Simulasi Bencana Pada Diklat Ke-XIX

PMI JEMBER – Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember kembali mencetak kader relawan tangguh melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Lapang ke-XIX mulai Jumat 30 Januari sampai 31 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung intensif ini menjadi kawah candradimuka bagi anggota baru untuk mengasah kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.

Rangkaian diklat diawali dengan prosedur ketat, mulai dari pemeriksaan kesehatan peserta hingga pengecekan perlengkapan oleh komisi disiplin. Setelah apel pembukaan, para peserta langsung dihadapkan pada tantangan fisik dan mental melalui sesi Travelling Pos.

Dalam sesi ini, peserta harus berpindah dari satu titik ke titik lain. Di setiap pos, pemahaman mereka mengenai materi kepalangmerahan diuji secara mendalam.

Pertama,  evaluasi teori untuk  menguji daya ingat materi kelas. Praktik lapangan berupa simulasi tindakan pertolongan pertama dan kerja sama tim.

Terakhir  ketahanan fisik untuk melatih kesiapan relawan di medan yang sulit. "Kegiatan travelling ini bertujuan untuk melatih daya ingat, kerja sama tim, serta tanggung jawab peserta sebagai calon relawan KSR yang siap diterjunkan kapan saja," ungkap Adelya Putri Rahmaniar, Ketua KSR PMI Unit Unmuh Jember.

Memasuki hari kedua, setelah melalui sesi flying camp dan penguatan materi bersama alumni, para peserta menghadapi ujian akhir berupa Simulasi Tanggap Darurat Bencana. Simulasi ini dirancang sedemikian rupa agar menyerupai kondisi bencana sebenarnya, di mana kecepatan dan ketepatan koordinasi sangat dipertaruhkan.

Setelah simulasi dinyatakan berhasil, kegiatan diakhiri dengan prosesi sakral berupa penyematan anggota. Hal ini menandai dikukuhkannya mereka secara resmi sebagai bagian dari keluarga besar KSR PMI Unit Unmuh Jember.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi KSR Unmuh Jember dalam melakukan regenerasi relawan. Menurutnya, diklat lapang adalah kunci untuk membentuk karakter relawan yang tidak hanya cerdas secara teori, tapi juga cekatan di lapangan.

Tahapan Utama Diklat Lapang XIX mulai dari persiapan yaitu briefing, cek kesehatan, dan pendirian tenda. Travelling pos untuk menguji materi, kerja sama tim, dan disiplin. Kemudian malam keakraban untuk sharing alumni dan pemantapan materi. Terakhir simulasi & pengukuhan sebagai  implementasi lapangan dan penyematan resmi.

Dengan bertambahnya anggota baru ini, diharapkan KSR PMI Unit Unmuh Jember semakin solid dalam menjalankan misi kemanusiaan, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. (*)