PMI JEMBER – Suasana Alun-Alun Jember tampak berbeda pada Jumat (26/12/25)malam. Di tengah lantunan selawat dalam acara Gema Sholawat Rojabiyah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menggelar aksi kemanusiaan donor darah. Kegiatan ini dilaksanakan sekaligus untuk memperingati Hari Relawan PMI dan menyambut pergantian Tahun Baru 2026.
Antusiasme warga terlihat luar biasa. Tidak hanya warga
lokal Jember, aksi donor darah ini juga menarik perhatian pengunjung dari luar
kota serta para pelaku UMKM yang tengah mengais rezeki di sekitar lokasi acara.
Salah satu pendonor adalah Tria, seorang bidan yang bertugas di Puskesmas Ranuyoso, Lumajang. Meski sedang berkunjung ke Jember untuk sekadar menikmati suasana alun-alun, ia merasa terpanggil untuk mendonorkan darahnya saat melihat unit bus mobile PMI. "Awalnya cuma main ke Jember bareng keluarga, kebetulan ada acara shokawatan juga. Begitu lihat ada stan donor darah dalam rangka Hari Relawan, saya langsung daftar. Sebagai tenaga kesehatan, saya tahu betul betapa berharganya setetes darah untuk pasien di rumah sakit," ujar Tria.

Hal senada diungkapkan oleh Ibu Rofi, seorang pedagang
UMKM yang sedang berjualan di area Gema Sholawat Rojabiyah. Di sela-sela
kesibukannya melayani pembeli, ia menyempatkan diri untuk ikut mengantre di
tenda PMI.
"Alhamdulillah, jualan ramai karena ada
sholawatan, tapi jangan lupa berbagi. Mumpung ada PMI di sini, saya ikut donor
sekalian menyambut tahun baru supaya badan lebih sehat dan berkah," kata
Bu Rofi dengan senyum sumringah.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan
apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang tetap peduli terhadap
sesama di tengah kemeriahan perayaan akhir tahun.
"Kegiatan malam ini adalah bentuk nyata sinergi
antara nilai religius dan kemanusiaan. Kami sangat berterima kasih kepada sosok
seperti Bu Bidan Tria dan Bu Rofi. Di momen Hari Relawan ini, kami ingin
memastikan stok darah aman untuk mengawali tahun 2026," jelas Zainollah.
Ia juga menambahkan bahwa PMI akan terus berupaya
"menjemput bola" di pusat-pusat keramaian agar mempermudah masyarakat
yang ingin berdonasi. (*)
