PMI JEMBER – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgana) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bergerak cepat melakukan operasi tanggap darurat pasca-bencana (TDB) banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jember. Operasi yang melibatkan puluhan personel ini berlangsung maraton sejak sore hingga dini hari, tepatnya pada Senin, 15 Desember 2025, mulai pukul 15.30 WIB hingga 01.30 WIB.
Tim respons yang diberangkatkan dari Posko Markas PMI Jember menggunakan satu unit Mobil Traga dan satu unit Ambulans. Operasi ini melibatkan kolaborasi erat antara Pengurus, Staf, dan 10 Relawan, termasuk nama-nama seperti Fauzi, Andre, Laily, dan Imam Muslim al Hariri, yang menyebar ke berbagai lokasi terdampak."Kami fokus pada kecepatan dan pemenuhan kebutuhan dasar segera, terutama makanan dan kesehatan," ujar Sekretaris PMI Kabupaten Jember Ghufron Evyan Efendi, yang memimpi satgana PMI Kab Jember.

Kegiatan tanggap darurat ini menyasar kawasan padat
penduduk yang terdampak banjir dan juga melakukan pengecekan infrastruktur
kunci. Beberapa wilayah yang menjadi fokus antara lain di Kel. Kepatihan yang
mencakup Jl. Raden Fatah dan wilayah Wahid Hasyim (RT 1/RW 22 dan RT 2/RW 22). Kemudian
kecamatan Patrang yang meliputi Dsn. Krajan, Jemberlor (RT 2/RW 10 dan RT 2/RW
09).
Kecamatan Pakusari dengan melayani warga Dsn. Gempal
(RT 1/ RW 8 dan RT 1/RW 9). Selain itu, tim juga melakukan asesmen kondisi di
lima jembatan vital, termasuk Jembatan Semanggi, Jembatan Jarwo, dan Jembatan
Gladak Kembar.
Dalam upaya meringankan beban masyarakat, PMI Jember menyalurkan bantuan logistik mendesak. Total 165 bungkus makanan siap saji dan 6 dus air minum berhasil didistribusikan ke tiga lokasi utama penerima manfaat bantuan (nasi bungkus) di Jl. Raden Fatah, Kel. Kepatihan. Sebanyak 50 bungkus di Desa Patemon Kecamatan Pakusari. Ditambah di Dsn. Gempal, Kec. Pakusari sebanyak 65 bungkus.

Selain distribusi makanan, tim Satgana juga
melaksanakan Cek Kesehatan sederhana bagi warga yang membutuhkan pertolongan
pertama pasca-banjir, serta menyalurkan distribusi pakaian layak pakai di lokasi.
Seluruh kegiatan diakhiri pada pukul 01.30 WIB setelah
Tim Respons melakukan Asesmen (Penilaian Cepat) kondisi kerusakan dan
kebutuhan, serta melaksanakan Update Laporan di Lapangan untuk merencanakan
langkah respons lanjutan. PMI Jember berkomitmen untuk terus memantau situasi
dan siap siaga menghadapi potensi bencana susulan. (*)
