Bangun Generasi Sehat Dan Tanggap, SIBAT Kepanjen Edukasi Siswa SMP AN NISA Tentang Pertolongan Pertama Hingga Bahaya Narkoba

Bangun Generasi Sehat Dan Tanggap, SIBAT Kepanjen Edukasi Siswa SMP AN NISA Tentang Pertolongan Pertama Hingga Bahaya Narkoba

PMI JEMBER — SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) Desa Kepanjen menggelar kegiatan edukasi Kesehatan di SMP AN NISA Kepanjen, Jember, pada Jumat (29/5). Kegiatan bertajuk "Penyampaian tentang Pertolongan Pertama di Sekolah, Lingkungan Hidup Sehat, dan Penyalahgunaan Obat-obatan Terlarang” ini menyasar 40 siswa dari kelas VII dan VIII.

Edukasi ini digelar dengan tujuan utama meningkatkan pengetahuan serta kesadaran remaja mengenai pentingnya kesiapan pertolongan pertama dalam kehidupan sehari-hari, menjaga kelestarian lingkungan, serta membentengi diri dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang.


Empat relawan SIBAT Desa Kepanjen diterjunkan sebagai fasilitator, yaitu: Supriyadi, Sugiyanti, Putri dan Intan.

Dengan pendekatan yang komunikatif, interaktif, dan mudah dipahami, para relawan berhasil menghidupkan suasana kelas. Para siswa pun tampak sangat antusias mengikuti setiap sesi materi yang diselingi diskusi aktif.

Supriyadi, salah satu relawan SIBAT Kepanjen mengungkapkan rasa bangganya terhadap respons positif dari para peserta. “Kami merasa senang karena adik-adik sangat antusias mengikuti materi. Banyak pertanyaan yang disampaikan terkait pertolongan pertama maupun bahaya obat-obatan terlarang. Harapannya ilmu yang diberikan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Supriyadi.


Kegiatan positif ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah. Beliau menegaskan bahwa edukasi berskala sekolah seperti ini merupakan pilar penting dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli pada kesehatan dan keselamatan sesama.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa mampu memahami pentingnya pertolongan pertama, menerapkan pola hidup sehat, serta menjauhi penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Edukasi sejak dini menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi yang sehat, peduli, dan bertanggung jawab,” tegas Zainollah.


Manfaat langsung dari kegiatan ini dirasakan oleh para siswa. Salah satu perwakilan siswa kelas VIII mengaku mendapat banyak wawasan baru yang sebelumnya tidak mereka dapatkan di kelas reguler.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami jadi tahu cara melakukan pertolongan pertama sederhana, pentingnya menjaga lingkungan sehat, dan bahaya obat-obatan terlarang,” ungkapnya dengan ceria.

Melalui sinergi antara SIBAT Desa Kepanjen dan SMP AN NISA, diharapkan para siswa tidak hanya menyerap ilmu tersebut untuk diri sendiri, melainkan mampu menjadi pelopor hidup sehat dan agen perubahan (agent of change) baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas. (*)