PMI JEMBER – Palang Merah Remaja (PMR) Madya Sekolah
Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Jember menunjukkan aksi nyata kepedulian
terhadap korban bencana alam di Sumatera. Melalui Palang Merah Indonesia (PMI)
Kabupaten Jember, mereka menyerahkan donasi berupa paket sembako dan uang tunai
sebesar Rp 740.000 yang akan disalurkan untuk korban banjir dan longsor di
berbagai wilayah, termasuk Padang, Aceh, Tapanuli Selatan, dan Sibolga.
Penyerahan donasi ini dilakukan secara simbolis di Markas PMI Jember. Ketua PMR Madya SMPN 1 Jember, Pamesa Jessica Wulandari, menyerahkan langsung bantuan hasil uluran tangan keluarga besar SMPN 1 Jember kepada Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah pada Senin, 1 Desember 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Pamesa Jessica Wulandari
menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat meringankan beban
para korban. "Semoga donasi ini dari keluarga besar kami di SMPN 1 Jember,
bisa meringankan beban para korban banjir dan longsor di Sumatera," ujar
Jessica.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif cepat yang dilakukan oleh para siswa. "Kami ucapkan banyak terima kasih kepada adik-adik PMR Madya SMPN 1 Jember yang gerak cepat menggalang donasi untuk korban bencana banjir bandang. Semangat kepedulian seperti ini perlu dicontoh," kata Zainollah.

Donasi kemanusiaan dari PMR Madya SMPN 1 Jember ini
menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama
tertanam kuat di kalangan pelajar Jember, bahkan untuk saudara sebangsa yang
berada jauh di Sumatera. PMI Kabupaten Jember selanjutnya akan memproses
penyaluran donasi ini ke wilayah bencana yang membutuhkan.
Zainollah menuturkan saat ini PMI Kabupaten Jember
memang sedang membuka donasi untuk disalurkan kepada korban bencana alam banjir
bandang dan tanah longsor di Sumatera. “PMI Kabupaten Jember memang sudah
membuka donasi untuk korban bencana alam
Sumatera. Donasi bisa dikirim ke nomor rekening Bank Jatim Nomor 0031012155.
Kami sarankan donasi bisa berupa uang agar mudah ditransfer ke wilayah korban
bencana alam,” ungkapnya. (*)
