JEMBER – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember Kamis 18 desember 2025 melakukan aksi kemanusiaan lintas pulau dengan mengirimkan 100 kantong darah ke Sumatera melalui PMI Pusat. Pengiriman dilakukan untuk memenuhi permintaan dari PMI Pusat untuk membantu pemenuhan stok darah di wilayah tersebut.
pengiriman logistik medis yang krusial tersebut
mendapatkan dukungan dari maskapai Fly Jaya dengan biaya pengiriman gratis.
"Kami diminta mengirim 100 kantong darah ke PMI Pusat untuk diteruskan ke
Sumatera, karena ada layanan Fly Jaya jadi kami kirim hari ini. Dan
Alhamdulillah, pihak Fly Jaya menggratiskan seluruh biaya pengiriman karena ini
murni untuk misi kemanusiaan," ujar Zainollah, Ketua PMI Jember saat
memberikan keterangan pers.
Dari Bandara Notohadinegoro Jember, 100 kantong darah terdiri golongan darah A sebanyak 85 kantong, golongan darah O sebanyak 10 kantong dan golongan darah AB sebanyak 5 kantong dikirim ke Bandara Halim Perdana Kusuma yang kemudian diambil langsung oleh PMI Pusat untuk dikirim ke sumatera.

Langkah ini merupakan bentuk kolaborasi antara lembaga
kemanusiaan dan sektor swasta mengingat darah adalah komponen medis yang
memerlukan penanganan khusus serta kecepatan dalam distribusi.
seluruh kantong darah yang dikirim tersebut telah
melalui proses skrining yang ketat dan dikemas menggunakan standar medis
internasional agar suhu tetap terjaga sampai di tujuan.
"Stok yang kami kirim dalam kondisi aman dan telah
melalui uji saring. Kami pastikan kualitas darah tetap terjaga selama
perjalanan menuju Sumatera," tambah dr. Ahmad Zen Wahyudi, Kepala Unit
Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember,
Pihak PMI Jember memberikan apresiasi
setinggi-tingginya kepada Fly Jaya atas kepeduliannya terhadap isu sosial.
Kebijakan menggratiskan biaya angkut (cargo) untuk bantuan medis diharapkan
dapat mempercepat penanganan pasien yang membutuhkan di Sumatera.
Aksi ini sekaligus menunjukkan bahwa ketersediaan stok
darah di Kabupaten Jember saat ini berada pada level yang mencukupi, sehingga
mampu memberikan bantuan ke daerah lain yang sedang membutuhkan. (*)
