PMI Ikut Berantas Nyamuk Aedes Aegypti

PMI Ikut Berantas Nyamuk Aedes Aegypti

Tekan Jumlah Penderita DB dengan Terjunkan Tim Fogging  

JEMBER KOTA – PMI Cabang Jember proaktif begitu melihat korban DBD berjatuhan di Kabupaten Jember. Caranya dengan menerjunkan tim KSR untuk melakukan fogging ke daerah-daerah yang diketahui ada penderita DBD-nya.

Pada Sabtu (17/2), tim PMI melakukan fogging di kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jember, perumahan BI di Patrang, dan perkampungan di sepanjang Jalan Ahmad Yani Jember.

Ada dua tim yang diterjunkan untuk mengasapi kantor BI perwakilan Jember. Satu tim berada di luar gedung, dan satu lainnya berada di dalam gedung. Bahkan, tim KSR PMI yang melakukan fogging sampai ke lantai 5. Itu agar fogging bisa maksimal untuk membunuh nyamuk Aedes aegypti yang menyebarkan DBD.

Wakil Sekretaris PMI Cabang Jember HM Fadalah yang memimpin kegiatan fogging menyatakan bahwa tim fogging dari KSR PMI bersifat membantu saja. “Kami sifatnya membantu dinas kesehatan untuk memberantas sarang nyamuk  Aedes aegypti agar DBD tidak menyebar,” kata HM Fadalah.

Fogging dilakukan setelah PMI Cabang Jember menerima permintaan dari masyarakat. “Kami melakukan fogging atas permintaan warga dan pihak Kantor Bank Indonesia Jember, karena ada kekhawatiran berkembangnya jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti,” imbuh mantan pejabat Pemkab Jember tersebut.

Dia menjelaskan, PMI Cabang Jember akan berkoordinasi dengan Dinkes Jember terkait dengan aktivitas fogging yang dilakukan PMI. Sebab, fogging juga harus memenuhi prosedur yang ditentukan. Oleh karena itu, seluruh petugas PMI dan sukarelawan yang diterjunkan juga diberi pengarahan lebih dulu

"Dalam melakukan fogging, PMI Cabang Jember juga melibatkan mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta yang tergabung dalam KSR PMI di masing-masing unit kegiatan mahasiswa (UKM) kampus," terangnya.

Sementara itu, Ketua PMI Cabang Jember HM EA Zaenal Marzuki SH MH menyatakan bahwa kegiatan fogging hanya untuk memberantas nyamuk dewasa. Sedangkan telur dan jentik-jentik nyamuk tidak mati oleh fogging. Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memberantas sarang nyamuk (PSN), minimal sepekan sekali. Khususnya  untuk memberantas jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti. 

Menurut dia, pencegahan lebih baik dari pada memberantas.  "Lebih baik dicegah sejak dini. Yaitu melalui kegiatan PSN 3M, yakni mengubur, menutup, dan menimbun,” terangnya. Dengan demikian, tidak ada genangan air yang digunakan jentik-jentik nyamuk penyebar demam berdarah untuk berkembang biak. (kl/c2/hdi)