Petugas Posko PMI Sigap, Tangani Korban Laka Lantas Di Jalan Jawa Hingga Evaluasi Kesiapan Logistik Medis

Petugas Posko PMI Sigap, Tangani Korban Laka Lantas Di Jalan Jawa Hingga Evaluasi Kesiapan Logistik Medis

PMI JEMBER – Petugas piket Posko Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menunjukkan kesigapannya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan. Pada Jumat (16/05/2026) siang, tim ambulans dan pertolongan pertama PMI Jember berhasil melakukan penanganan cepat terhadap seorang korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi tepat di depan Kantor Radio Prosalina, Kecamatan Sumbersari.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB tersebut melibatkan seorang pengendara bernama Mala (25), warga Desa Jatian, Kecamatan Pakusari. Berdasarkan kronologi di lapangan, korban yang melaju dari arah Jalan Riau hendak menyeberang menuju Jalan Jawa. Namun nahas, di lokasi kejadian, kendaraan korban terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil (kendaraan roda 4) yang melaju dari arah Jalan Jawa menuju Jalan Karimata.


Petugas jaga posko yang terdiri dari Wachid Budhi Santoso dan Syarifatul Lili, bersama driver ambulans Gigih Priyambodo, langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memberikan Pertolongan Pertama (PP). "Kondisi korban secara umum stabil dan masih bisa berjalan tanpa tanda-tanda perubahan anatomi faal. Namun, korban mengalami luka lecet di paha kiri bagian dalam. Tim medis kami langsung melakukan pemeriksaan fisik, membersihkan luka, serta menutupnya menggunakan kasa dan plester. Tindakan selesai dilakukan di tempat tanpa perlu rujukan ke rumah sakit," ujar Gigih Priambodo, wakil kepala markas pmi kabupaten Jember.

Selain memberikan layanan kedaruratan, sepanjang pergantian shift jaga, petugas posko yang bermarkas di Jl. Jawa No. 57 ini aktif melakukan monitoring situasi dan kondisi keamanan Kabupaten Jember, baik secara langsung maupun memantau dinamika di media sosial. Kebersihan pangkalan serta pengecekan berkala terhadap seluruh peralatan operasional juga tetap kosisten digalakkan demi menjaga mutu pelayanan.


Meski seluruh penanganan berjalan dengan aman dan terkendali, petugas posko memberikan beberapa catatan evaluasi penting terkait kondisi sarana prasarana. Beberapa kendala yang ditemukan di lapangan antara lain minimnya stok sarung tangan pada tas PP di ambulans, kondisi tabung oksigen yang kosong, hingga sempat kritisnya bahan bakar minyak (BBM) armada ambulans—walau masalah BBM langsung teratasi cepat dengan pembelian mandiri menggunakan dana taktis kegiatan lain.

Petugas merekomendasikan agar pengisian ulang tabung oksigen, pelengkapan sarung tangan di setiap tas PP, serta pengecekan BBM ambulans dilakukan secara berkala agar seluruh armada selalu dalam kondisi siap tempur (ready to use) saat panggilan darurat datang.

Menanggapi laporan harian tersebut, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi sekaligus instruksi tegas terkait evaluasi logistik yang dilaporkan oleh petugas posko. "Kami mengapresiasi gerak cepat para petugas di lapangan yang selalu sigap membantu masyarakat yang mengalami musibah di jalanan. Mengenai kendala logistik seperti oksigen, sarung tangan, dan BBM yang dilaporkan, ini menjadi catatan penting bagi manajemen. Saya telah instruksikan bagian sarana prasarana untuk segera melengkapi dan melakukan double-check secara berkala. PMI harus selalu siap dalam kondisi darurat apa pun demi keselamatan warga Jember," tegas Zainollah.

Hingga pergantian personel posko berikutnya, situasi di Markas PMI Kabupaten Jember maupun kondisi wilayah secara umum dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. (*)