PMI JEMBER – Puluhan aktivis dan mantan aktivis
mahasiswa ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI dengan cara yang berbeda. Mereka yang
tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps Alumni HMI (KAHMI)
ikut kegiatan donor darah yang dipusatkan di Gedung KAUJE Universitas Jember.
Sebelumnya, mereka ikut senam, Jalan Sehat MD KAHMI Kolaboratif bersama Forhati, HMI, Kohati HMI Cabang Jember, Sabtu, 26 Agustus 2023. Kegiatan donor darah ditempatkan di gedung KAUJE di Kampus Unej.

Ketua Panitia Jalan Sehat MD KAHMI Jember Kolaboratif
Danial Perdana Kusuma SE menjelaskan acara digelar dalam rangka memperingati
HUT Kemerdekaan RI. “Alhamdulillah puluhan kader HMI dan alumni HMI yang tergabung
dalam KAHMI ikut donor darah. Sebangian besar lolos ada beberapa yang tidak
lolos,” kata Danial Perdana Kusuma SE.
Dia menjelaskan, kegiatan donor darah ini sebagai wujud
kepedulian dari keluarga besar kader HMI dan alumninya. “Kegiatan donor darah
ini sebagai bentuk aksi kemanusiaan
karena satu tetes darah bsia menyelamatkan sesama,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan donor darah ini juga sebagai tindak lanjut kerjasama antara KAHMI dan PMI kabupaten Jember. “KAHMI dan PMI Kabupaten Jember sudah membangun kerjasama. Kita sudah beberapa kali kerjasama menggelar kegiatan donor darah seperti ini,” ungkap alumnus fakultas ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember tersebut.

Narto, STP MM, Koordinator Presidium MD KAHMI Jember
banyak manfaat bagi pendonor darah. Donor darah
dapat membantu pasien-pasien yang memerlukan dukungan darah dan
membangun rasa persatuan dalam masyarakat. Juga Mengurangi Risiko Penyakit
Darah. “Donor darah dapat membantu dalam pemantauan kesehatan pendonor karena
pemeriksaan kesehatan rutin sebelum setiap sesi donor, ini juga dapat mengidentifikasi masalah kesehatan
tertentu,” kata Narto, yang juga tercatat sebagai pengurus PMI Kabuaten
Jember.
Sumbangan darah bisa menyelamatkan nyawa sesama. “Donor
darah dapat menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi darah akibat
cedera, operasi, kondisi medis serius, atau penyakit seperti anemia berat.
Transfusi darah membantu menggantikan darah yang hilang atau membantu dalam
proses penyembuhan,” ujarnya. (*)
