Perbanyak Kerja Sama Pihak Ketiga.

Perbanyak Kerja Sama Pihak Ketiga.

SALING MEMAAFKAN: Pengurus PMI Kabupaten Jember, Pengerah Donor Darah, Ketua PMI Kecamatan, pendukung seperti PDDI, Fokuswanda, pelaksanaan dan relawan PMI halal bihalal di Hotel Bintang Mulia.

Pengurus PMI Kabupaten Jember yang baru punya semangat kuat setelah Perayaan Idul Fitri 1439 H. PMI Kabupaten bertekad memperbanyak kerja sama dengan pihak ketiga untuk meningkatkan kinerjanya. Salah satunya dengan melakukan audit independen untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Itu disampaikan ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH saat memberikan sambutan dalam acara halal bihalal di Hotel Bintang Mulia Jember, kemarin. 

EA Zaenal Marzuki meminta kepada PMI sebagai tim untuk bekerja lebih baik lagi. “Kita harus meningkatkan semangat kerja sama untuk saling menjaga keharmonisan kerja dalam tim dengan bendera PMI. Ini semata-mata demi kemanusiaan. Yang tak kalah penting menjaga nama baik PMI dengan cara tidak melakukan penyimpangan,” ungkap Zaenal Marzuki.   

Dia menyampaikan ucapkan banyak terima masih kepada pengurus PMI Kabupaten Jember, pengerah donor darah, ketua PMI Kecamatan, pendukung PMI seperti PDDI, Fokuswanda, pelaksana dan relawan PMI. “Saya ucapkan banyak terima kasih atas segala jerih payah, pengabdian dalam menjalankan tugas-tugas mulia demi kemanusiaan. Kami apresiasi kinerja pegawai PMI juga yang telah banyak berbuat untuk kemanusiaan. Semoga Allah akan memberikan balasan, barokah umur, barokah ilmu, barokah rezeki dan keluarganya,” ungkapnya. 

Disebutnya, PMI kini sedang berbenah menuju kondisi lebih baik. Dan lebih disenangi oleh masyarakat. “PMI Dituntut untuk lebih siap lagi dalam melayani kebutuhan masyarakat. Untuk itu saya mengajak semua pihak yang terlibat di PMI berusaha memahami aturan yang berlaku dan menerapkan ketentuan yang telah ditetapkan,” ujarnya. 

Antara lain, pengurus sebagai penentu kebijakan yang dimusyawarahkan setiap tahun. Khususnya atas rencana musyawarah kerja yang dijadwalkan digelar bulan ini. “Pengurus baru dipilih melalui musyawarah luar biasa tidak menerima serah terima material (dari pengurus sebelumnya, Red). Maka kita memakai audit independen untuk menentukan titik nol PMI,” terangnya. 

 Dia menambahkan, PMI Kabupaten Jember sedang siap-siap untuk melaksanakan musyawarah kerja. Hanya saja dalam musyawarah kerja nanti tidak  ada pertanggungjawaban kegiatan sebelumnya. “Nanti diganti dengan penyampaian hasil audit independen.  Tetapi tujuan musyawarah kerja tetap dilaksanakan untuk merencanakan kegiatan untuk satu tahun ke depan,” ujarnya.