PMI JEMBER – Unit Palang Merah Remaja (PMR) WIRA SMK 1 Diponegoro Wuluhan menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menggelar kegiatan donor darah di lingkungan sekolah pada Senin, 15 Desember 2025. Aksi sosial ini terselenggara berkat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember.
Kegiatan yang bertujuan untuk membantu memenuhi
kebutuhan stok darah di Jember ini disambut antusias oleh warga sekolah.
Ketua Panitia Pelaksana, Elvita, menjelaskan bahwa
terdapat 38 partisipan yang mendaftar dan mengikuti proses pemeriksaan
kesehatan. Meskipun demikian, setelah melalui tahap screening ketat, tim medis
hanya berhasil menghimpun 20 kantong darah yang layak dan aman untuk
didonorkan.
"Meski tidak semua partisipan bisa mendonorkan, kami tetap bersyukur atas antusiasme dan kesadaran para siswa dan guru yang bersedia berpartisipasi," ujar Elvita.

Marda, selaku Pembina PMR Wira SMK 1 Diponegoro
Wuluhan, mengungkapkan harapannya agar kegiatan mulia ini dapat menjadi agenda
rutin sekolah. "Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi kegiatan rutin 3
bulan sekali. Tujuannya, selain menanamkan jiwa sosial pada anggota, juga untuk
membantu mencover sebagian pendonor yang mendonorkan darah di lokasi lain.
Apabila mereka gagal mendonor di lokasi lain, mereka bisa datang ke sini,"
kata Marda.
Ia menambahkan bahwa salah satu capaian penting dari
kegiatan ini adalah anggota PMR Wira telah berhasil melaksanakan kegiatan donor
darah secara mandiri, yang menjadi modal penting untuk regenerasi kegiatan
kemanusiaan di masa depan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi penuh dari Ketua PMI
Kabupaten Jember, Zainollah. Ia menyambut baik inisiatif dari PMR Wira SMK 1
Diponegoro Wuluhan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PMR Wira SMK
1 Diponegoro Wuluhan atas inisiatifnya. Dukungan dari generasi muda seperti ini
sangat vital dalam menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Jember. Kami
sangat berharap kegiatan ini benar-benar bisa dilaksanakan secara rutin,"
tegas Zainollah.
Kegiatan donor darah ini tidak hanya berhasil menambah
stok darah, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan praktik langsung bagi
anggota PMR Wira dalam menjalankan tugas kemanusiaan.(*)
