Pemuda 89 Cangkring Dan Korbest Sukorambi Kompak Gerakkan Donor Darah, Sumbang Puluhan Kantong Ke PMI

Pemuda 89 Cangkring Dan Korbest Sukorambi Kompak Gerakkan Donor Darah, Sumbang Puluhan Kantong Ke PMI

PMI JEMBER – Semangat pemuda dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan melalui aksi nyata. Pemuda 89 Dusun Cangkring, Kecamatan Kencong, dan Korbest Sukorambi sama-sama menggelar aksi donor darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di UDD PMI Kabupaten Jember.

Meski berlangsung di lokasi berbeda, kedua kelompok tersebut memiliki semangat yang sama, yakni menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk berbagi dan membantu sesama melalui aksi kemanusiaan.

Pemuda 89 Dusun Cangkring Kencong menggelar donor darah pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan tersebut menargetkan 30 kantong darah dan berhasil mengumpulkan 18 kantong. Sebanyak 10 calon pendonor belum dapat melakukan donor.


Sementara itu, Korbest Sukorambi menggelar kegiatan serupa pada Sabtu, 5 September 2026. Dari target 50 kantong, kegiatan tersebut berhasil menghimpun 15 kantong darah, dengan tiga calon pendonor batal melakukan donor.

Jika digabungkan, kedua kegiatan tersebut berhasil menyumbangkan 33 kantong darah untuk UDD PMI Kabupaten Jember.

Ketua PMI Kabupaten Jember Zainollah mengapresiasi semangat Pemuda 89 Dusun Cangkring dan Korbest Sukorambi yang memilih aksi donor darah sebagai salah satu cara mengisi kemerdekaan.

“Semangat seperti ini patut diapresiasi. Mengisi kemerdekaan tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga bisa dilakukan dengan aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Zainollah.


Menurutnya, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi memiliki manfaat besar. Darah yang terkumpul akan digunakan untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi, baik karena kecelakaan, operasi, persalinan, maupun kondisi medis lainnya.

Dalam kegiatan Pemuda 89 Dusun Cangkring, enam calon pendonor ditolak karena kadar HB rendah di bawah 12,5 gram/dl dan empat orang karena tekanan darah tinggi.

Sedangkan dalam kegiatan Korbest Sukorambi, satu calon pendonor memiliki kadar HB rendah, dua orang mengalami tekanan darah tinggi, dan satu orang mengalami gagal pengambilan darah.

Zainollah berharap gerakan serupa terus tumbuh di berbagai komunitas pemuda di Kabupaten Jember. Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting untuk menjaga keberlangsungan donor darah sukarela.

“PMI tentu sangat terbantu dengan semakin banyaknya komunitas yang mau menggelar donor darah secara rutin. Ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama masih kuat di tengah masyarakat,” katanya.

Aksi Pemuda 89 Dusun Cangkring Kencong dan Korbest Sukorambi sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Bukan sekadar mengenang jasa para pahlawan, tetapi meneruskan nilai perjuangan dengan membantu menyelamatkan kehidupan sesama melalui setetes darah. (*)