PEGAWAI KECAMATAN KALISAT, ORMAS DAN WARGA ANTUSIAS DONOR DARAH UNTUK EARLY DETECTION KESEHATAN TUBUH

PEGAWAI KECAMATAN KALISAT, ORMAS DAN WARGA ANTUSIAS DONOR DARAH UNTUK EARLY DETECTION KESEHATAN TUBUH

PMI JEMBER – Kecamatan Kalisat menggelar acara donor darah bekerjasama dengan PMI Kabupaten Jember pada hari Rabu, 10 September 2025. Kegiatan donor darah yang ditempatkan di Kantor Kecamatan Kalisat ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Sekaligus bentuk dukungan terhadap ketersediaan stok darah Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. 

Kegiatan ini diikuti oleh pegawai kecamatan, perwakilan instansi, organisasi masyarakat, dan warga sekitar yang dengan sukarela menyumbangkan darahnya. Mereka sejak pagi memadati kantor Kecamatan kalisat untuk antre donor darah.


Suasana kegiatan donor darah berlangsung tertib dan lancar. Tim medis PMI Kabupaten Jember yang melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum proses pengambilan darah.

Donor darah ini tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor itu sendiri. “Donor darah adalah salah satu tindakan kemanusiaan paling sederhana namun berdampak luar biasa besar,” kata ketua PMI Kecamatan kalisat yang juga Sekcam Kalisat. 

Menurut dia, donor darah juga membawa manfaat bagi pendonornya. “Selain membantu menjaga kadar zat besi dalam tubuh, aktivitas ini juga menurunkan risiko penyakit jantung dan memperlancar sirkulasi darah,” imbuhnya.

Proses skrining sebelum mendonor, seperti pemeriksaan tekanan darah dan kadar hemoglobin, bisa menjadi bentuk pemeriksaan kesehatan awal (early detection) yang sangat berguna. Lebih jauh lagi, donor darah juga memainkan peran strategis dalam kesiapsiagaan bencana. 

Saat terjadi gempa bumi, banjir besar, atau kecelakaan massal, permintaan darah bisa melonjak drastis dalam waktu singkat. Tanpa stok yang cukup dari para pendonor sukarela, proses penyelamatan nyawa dapat terhambat.

 “Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tidak memandang donor darah sebagai kegiatan musiman atau sekadar formalitas sosial. Ini adalah kebutuhan kemanusiaan yang mendesak dan berkelanjutan. Satu kantong darah bukan hanya sekadar cairan, tetapi adalah simbol harapan, kekuatan, dan kehidupan,” pungkasnya.

Camat Kalisat mengapresiasi partisipasi semua pihak yang telah ikut serta dalam donor darah. “Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai wujud nyata rasa kemanusiaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Camat Kalisat.