PMI JEMBER - Ainun tercatat seorang siswi SMK 01
Diponegoro Wuluhan yang menggagas berdirinya organisasi ektrakurikuler PMR di SMK
01 Diponegoro. Usaha kerasnya dibantu oleh Dermawan Dwi Cahyono yang saat ini
menjadi Fasilitator PMR dan peran penuh Mahfud Shodiq selaku kesiswaan.

“Tidak mudah mendirikan organisasi PMR tanpa usaha keras,
kami berusaha meyakinkan pihak sekolah mengenai positif dan negatif dari organisasi
PMR.”papar Ainun, sambil menceritakan awal mula berdirinya PMR SMK 01
Diponegoro Wuluhan yang saat ini memiliki segudang prestasi kepalangmerahan,
Senin (10/4).
Karena Ainun memiliki pengalaman dan aktif di PMR saat
SMP, pihaknya berhasil mendeskripsikan PMR dan meyakinkan kepala sekolah
tentang pentingnya ektrakurikuler PMR di SMK 01 Diponegoro akhirnya membuahkan
hasil.

“Akhirnya Kepala sekolah mendukung pendirian PMR Wira SMK
01 Diponegoro Wuluhan dan resmi didirikan pada 1 Oktober 2015, Ainun dipilih
sebagai Ketua, Bapak Munir ditunjuk sebagai Pembina, sedangkan
fasilitator/pelatih dipercayakan pada Dermawan Dwi Cahyono sebagai pelatih
hingga saat ini. “ujarnya.
Orientasi Kepalangmerahan angkatan pertama diikuti 15 siswa siswi yang bergabung di PMR Wira SMK 01 Diponegoro Wuluhan.”pungkasnya.

Sederet prestasi dan pengalaman PMR Wira SMK 01
Diponegoro Wuluhan yang berhasil diraihnya
pada kompetisi tingkat regional maupun nasional diantaranya, Lomba di
Universitas Jember, lomba di IKIP PGRI ll, Lomba di Universitas Negeri Maulana
Malik Ibrahim Malang, Lomba di IKIP Jember, Lomba di Universitas Islam Negeri
Jember, Pengalaman Diklat Gabungan, dan Pengalaman Happy Camp.
