PMI Kabupaten Jember Dirikan Dapur Umum
JEMBER KOTA – PMI Kabupaten Jember langsung terjun ke lokasi banjir di Kecamatan Kecong. PMI Kabupaten Jember mendirikan dapur umum untuk melayani sekitar 1.700 orang tiap harinya. Dengan rinciannya, satu kali makan 1.700 orang. Sehingga dalam satu hari, tim dapur umum PMI menyediakan sekitar 5.100 bungkuas nasi dalam sehari. Produk dapur umum berupa nasi bungkus disiapkan untuk para korban banjir dan relawan yang aktif di lokasi banjir banding.
Ketua PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki SH MH memimpin langsung tim relawan PMI yang terjun ke lokasi banjir. Salah satunya untuk mendirikan dapur umum untuk menyedikan makanan untuk korban banjir dan para relawan. PMI bersinergi dengan para relawan yang berasal dari instansi terkait.
Menurut Ketua PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki SH MH, begitu dapat informasi bencana alam banjir, tim relawan PMI yang ada di Posko Bencana di markas Jalan Jawa langsung bergerak ke lokasi. Sambil koordinasi dengan relawan lainnya, tim relawan PMI langsung melakukan assessment di lokasi banjir.
Setelah koordinasi dengan para pihak yang terkait akhirnya PMI Kabupaten Jember mendirikan dapur umum yang berada di SDN III Kraton Kaecamatan Kencong (23/12).
“Dapur umum PMI ini untuk melayani 1700 orang setiap hari selama tanggap darurat bencana banjir Kencong,” kata HEA Zaenal Marzuki, SH, MH. Zaenal Marzuki memantau langsung pendirian dan pelaksanaan dapur umum di SDN III Kraton.
Dia menjelaskan, PMI Kabupaten Jember memiliki saran dan prasarana yang lengkap untuk dapur umum. Bahkan, punya tenaga relawan yang memang ahli dalam manajemen dapur umum. “Tim relawan PMI di dapur umum ini sangat terlatih. Mereka sudah pengalaman di sejumlah lokasi bencana alam dalam manajamen dapur umum,” ungkap pengacara senior Jember tersebut.
Setelah ready, tim relawan dapur umum langsung menyiapkan segala sesuatunya. Termasuk menyiapkan bahan-bahan yang dimasak. “Tim PMI mendirikan dapur umum secara mandiri. Tetapi PMI juga telah koordinasi dengan para pihak yang terkait,” imbuhnya. Sebab, bersama para pihak yang terkait seperti BPBD Jember, Basarnas dll, PMI dapat tugas untuk mendirikan dapur umum. (kl/aro)
