PMI JEMBER – Semangat kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh mahasiswa yang tergabung dalam KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Jember. Melalui kegiatan donor darah yang digelar pada Jumat (26/6/2026), berhasil dihimpun sebanyak 24 kantong darah yang selanjutnya disalurkan melalui UDD PMI Kabupaten Jember untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, tercatat 24 pendonor berhasil mendonorkan darahnya, sementara 10 calon pendonor batal mendonorkan darah karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan saat proses pemeriksaan.
Ketua KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Jember, Adelya, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap sesama sekaligus upaya menumbuhkan budaya donor darah di lingkungan kampus.

"Kami terus mengajak mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima darah, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi di kalangan mahasiswa," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi konsistensi KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Jember dalam mendukung ketersediaan stok darah di Kabupaten Jember.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan donor darah sangat penting karena mampu menjadi agen edukasi dan penggerak kemanusiaan di tengah masyarakat.

"PMI Kabupaten Jember menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa, civitas akademika, dan KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Jember yang telah berpartisipasi. Setiap tetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan," ungkapnya.
Adapun beberapa faktor yang menyebabkan calon pendonor belum dapat mendonorkan darahnya antara lain kadar hemoglobin (HB) rendah sebanyak 3 orang, tensi tinggi 2 orang, HB tinggi 1 orang, sedang mengonsumsi obat 3 orang, serta 1 orang karena alasan kesehatan (sakit).
Melalui kegiatan ini, KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Jember berharap semakin banyak mahasiswa yang tergerak untuk menjadi pendonor darah sukarela secara rutin, sehingga kebutuhan darah di Kabupaten Jember dapat terus terpenuhi dan pelayanan kepada pasien yang membutuhkan darah dapat berjalan optimal. (*)
