PMI JEMBER – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama ditunjukkan keluarga besar Yonif 509 Kostrad melalui aksi donor darah. Tak hanya prajurit, para istri prajurit juga turut ambil bagian dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Aksi donor darah yang digelar Senin (15/9/2026) itu berhasil mengumpulkan 43 kantong darah untuk disalurkan ke Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.
Kegiatan tersebut menargetkan 100 kantong darah. Antusiasme peserta cukup tinggi, meski sebanyak 20 calon pendonor belum dapat mengikuti donor darah karena berbagai alasan berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi kepedulian keluarga besar Yonif 509 Kostrad yang konsisten ikut mendukung pemenuhan kebutuhan darah di Kabupaten Jember.

“Donor darah merupakan bentuk sedekah yang sangat nyata. Darah yang disumbangkan akan sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan transfusi. Kami mengapresiasi prajurit dan para istri yang bersama-sama hadir untuk membantu sesama,” ujar Zainollah.
Menurutnya, keterlibatan keluarga besar TNI dalam aksi donor darah menjadi energi positif bagi gerakan kemanusiaan. Selain membantu menjaga stok darah, kegiatan tersebut juga dapat mendorong masyarakat luas untuk ikut menjadi pendonor sukarela.
Dalam kegiatan kali ini, beberapa calon pendonor belum dapat mendonorkan darah karena hasil pemeriksaan tidak memenuhi persyaratan. Tercatat 2 orang memiliki kadar HB rendah, sementara pemeriksaan medis lainnya menemukan 4 orang dengan HB tinggi, 1 orang dengan tekanan darah rendah, dan 5 orang masih mengonsumsi obat.
Selain itu, terdapat 5 calon pendonor yang sedang menstruasi dan 3 orang memilih pulang, sehingga tidak melanjutkan proses donor.

Zainollah menegaskan bahwa pemeriksaan sebelum donor merupakan prosedur penting untuk memastikan donor dilakukan secara aman, baik bagi pendonor maupun penerima darah.
“Yang belum bisa donor hari ini jangan berkecil hati. Kesehatan pendonor tetap menjadi prioritas. Jika kondisi sudah memenuhi syarat, tentu masih ada kesempatan untuk kembali berdonor,” katanya.
Aksi donor darah keluarga besar Yonif 509 Kostrad tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat pengabdian tidak hanya dilakukan melalui tugas kedinasan, tetapi juga melalui aksi sederhana yang berdampak besar bagi kemanusiaan.
Setetes darah yang disumbangkan hari ini bisa menjadi harapan hidup bagi mereka yang tengah berjuang mendapatkan kesembuhan. (*)
