PMI JEMBER | H Mohammad Handanuhendro S.H adalah pria kelahiran Nganjuk, 5 April 1945, memiliki rambut keperawakan dan wajah yang teduh. Masa kecil dan mengenyam pendidikan lebih banyak di Malang, Handanuhendro mengawali pendidikan di Sekolah Rakyat Negeri (SR) Malang tahun 1957. Menginjak remaja Handanuhendro melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi di SMP Negeri 2 Malang lulus tahun 1961 dan masuk di SMA Negeri 1 Malang lulus tahun 1964. Handanuhendro tergolong anak yang rajin dan berprestasi selama dibangku sekolah. Setelah lulus SMA beliau memutuskan untuk melanjutkan kuliah dengan mengambil jurusan Hukum di Universitas Brawijaya Malang hingga memperoleh gelar Sarjana Hukum pada tahun 1970.
Pada
tahun yang sama, Handanuhendro mengawali
pekerjaannya sebagai Staf ahli pada
Direksi Perusahaan Daerah Perkebunan
Kabupaten Jember, 1970, kemudian 1970-1977 pindah tugas sebagai staf
sekretariat Pemda Kabupaten Jember, ketekunan dan integritas sebagai modal
pribadi yang menjadi perhatian rekan kerja dan atasannya. Karir jabatan
Mohammad Handanuhendro S.H sebagai birokrat terus melesat, 1977-1978 ditunjuk
sebagai Camat Kaliwates oleh Bupati Jember Soeryadi Setiawan saat itu, kemudian
berlanjut menjadi Camat Tanggul, 1978-1979 hingga akhir jabatan Letkol Soeryadi
Setiawan sebagai Bupati Jember.
Kemampuan
dalam bidang tata pemerintahan yang cukup mumpuni, sehingga jabatan strategis
dilingkungan Pemeritah Daerah Jember pernah diembannya hingga memasuki masa
pensiun, tercatat pada tahun 1979-1980 mengemban tugas sebagai Pembantu Bupati
di Arjasa, Kepala Bagian Kesra, 1980, Kepala Bagian Perekonomian, 1980-1981,
Kepala Bagian Keuangan, 1981-1987, Ketua Bappeda Kabupaten Jember, 1987-1997. Kemudian di era Bupati Winarno, Handanuhendro ditunjuk sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten
Jember pada tahun 1997 hingga memasuki masa pensiun tahun 2002.
Dalam
menikmati masa pensiunnya ini, Handanu, begitu ia disapa lebih banyak diam
dirumah dan menikmati waktu berkumpul bersama keluarga. “Saya mengabdi untuk
Jember lebih dari 32 tahun. Sama dengan masa bakti Pak Harto,” katanya
berkelakar.
Handanu
adalah sedikit dari warga pendatang Jember yang mengamati dan mengalami
langsung perubahan Jember sejak tiga dekade silam. Ragam variasi perkerjaannya
dalam kepemerintahan Jember telah banyak memberinya pemahaman mengenai kota
Tembakau ini. “Saya pertama kali datang 1970 dan bekerja sebagai pegawai rendah
sampai terakhir menjadi sekda pada 2002 lalu.”Ujarnya.
Kabar
duka melingkupi keluarga besar PMI Jember.
Mantan Ketua PMI Cabang Jember periode 1998 - 2002, Handanuhendro meninggal
dunia pada Kamis (8/4/2021), tepat di usia 76 tahun. Almarhum meninggal dunia
di Rumah Sakit Kaliwates Jember dan dimakamkan pada Jumat (9/4/2021) pagi
sekitar pukul 08.00 WIB. (Ditulis Oleh Ghufron Eviyan Efendi / Sekretaris PMI Jember).
