Guru PAUD Semboro Antusias Donor Darah, HIMPAUDI Gelar Aksi Sosial Di Bulan Ramadan

Guru PAUD Semboro Antusias Donor Darah, HIMPAUDI Gelar Aksi Sosial Di Bulan Ramadan

PMI JEMBER – Mengisi bulan suci Ramadan 1447 H dengan kegiatan kemanusiaan, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Semboro menggelar aksi donor darah pada Jumat malam 2 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian para tenaga pendidik terhadap sesama, meski sedang menjalankan ibadah puasa.

Berdasarkan data di lapangan, antusiasme peserta tergolong sangat tinggi. Dari total pendaftar, sebanyak 72 orang berhasil mendonorkan darahnya. Namun, terdapat 24 calon pendonor yang dinyatakan batal atau ditolak oleh tim medis karena tidak memenuhi indikator kesehatan yang dipersyaratkan.

Penolakan pendonor antara lain karena Kadar HB rendah (< 12,5 Gr/dl) 7 orang, tensi tinggi 9 orang, HB tinggi 4 orang, tensi rendah 2 orang, faktor usia (60+) 1 orang, alasan Lain (Pulang) 1 orang. 


Salah satu pendonor aktif yang hadir, Fatmawati Anggraini, mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali berbagi di bulan yang penuh berkah ini. Baginya, donor darah saat Ramadan bukan menjadi halangan, melainkan nilai tambah dalam beribadah.

Koordinator Relawan Pendonor HIMPAUDI Semboro Dwi Ambarwati SPd menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Jember, sekaligus mempererat silaturahmi antar guru PAUD se-Kecamatan Semboro.

" Terima kasih banyak kami sampaikan kepada PMI atas kerjasama ini. Dan  terima kasih banyak pada Allah SWT karena kami keluarga besar HIMPAUDI  Kecamatan Semboro masih bisa konsisten menjadi Relawan Donor Darah di kab Jember dan bisa ikut menjaga ketersediaan stok Donor darah  di PMI," tutur Dwi Ambarwati.

Dukungan penuh juga datang dari Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar HIMPAUDI Semboro yang tetap konsisten menggerakkan aksi kemanusiaan.  "Langkah guru-guru PAUD ini patut dicontoh. Mereka tidak hanya mendidik di dalam kelas, tapi juga memberikan edukasi nyata tentang pentingnya berbagi melalui donor darah," ujar Zainollah. (*).