PMI JEMBER — Semangat kepedulian sosial di Kabupaten Jember kembali membara melalui aksi donor darah yang dimotori oleh Kepala Desa dan jajaran perangkat Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger, Kamis (3/9/2026). Meski diwarnai kendala medis yang menyebabkan sejumlah relawan harus tertunda niat mulianya, kegiatan ini sukses menghimpun puluhan kantong darah untuk stok kemanusiaan.
Aksi jemput bola yang digagas oleh Pemerintah Desa Mlokorejo ini berhasil mengerahkan puluhan warga dan relawan pendonor. Dari target awal sebanyak 50 kolf, panitia pelaksana akhirnya berhasil mengamankan 23 kantong darah siap pakai setelah melalui proses skrining kesehatan yang ketat.
Di balik pencapaian tersebut, proses seleksi donor mencatat ada 16 relawan yang terpaksa ditolak oleh petugas medis karena belum memenuhi syarat kesehatan. Berdasarkan data dari panitia, penolakan tersebut didominasi oleh faktor kadar hemoglobin (HB) rendah di bawah 12,5 gr/dl sebanyak 9 orang.

Selain itu, penolakan juga terjadi karena alasan riwayat medis lain seperti kadar HB tinggi sebanyak 2 orang, serta alasan kondisi tubuh pendonor seperti sedang menstruasi sebanyak 4 orang dan mengalami gejala flu sebanyak 1 orang.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, yang hadir memantau langsung jalannya kegiatan, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif luar biasa dari Pemerintah Desa Mlokorejo. Menurutnya, langkah proaktif perangkat desa dalam menggerakkan warganya merupakan contoh nyata sinergi yang kuat untuk menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Jember.
"Kami sangat mengapresiasi kepemimpinan Pak Kades beserta seluruh perangkat Desa Mlokorejo yang turun tangan langsung menggerakkan puluhan relawan. Meskipun ada 16 orang yang terpaksa ditolak karena alasan medis seperti HB rendah atau kondisi fisik lainnya, perolehan 23 kantong darah ini tetap merupakan kontribusi yang sangat berarti bagi ketersediaan darah di PMI," ujar Zainollah

Melalui aksi ini, pihak PMI berharap sinergi antara pemerintah desa dan lembaga kemanusiaan dapat terus berlanjut secara berkala, guna memastikan kebutuhan darah bagi masyarakat Jember maupun wilayah sekitar selalu tercukupi dengan baik. (*)
