PMI JEMBER — Semangat kemanusiaan terus bergemuruh di tingkat akar rumput Kabupaten Jember. Sebagai bentuk respons cepat dan nyata atas edaran Bupati Jember, Gus Fawait, jajaran Pemerintah Kecamatan Kencong semakin masif dan rajin menggerakkan aksi donor darah.
Terbaru, kegiatan donor darah yang dipusatkan di Kecamatan Kencong pada Selasa, 3 November 2026, sukses menghimpun sebanyak 44 kantong darah. Capaian gemilang ini mendekati target ambisius yang dipatok sebanyak 60 kolf.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi dan militansi jajaran Kecamatan Kencong. “Langkah proaktif ini membuktikan bahwa instruksi dan imbauan kepala daerah berhasil diterjemahkan dengan sangat baik melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tutur Zainollah.

Suksesnya gelaran aksi sosial ini tidak lepas dari tingginya antusiasme warga yang digerakkan oleh pola komunikasi yang efektif. Berdasarkan data panitia, sumber informasi kehadiran pendonor didominasi oleh dua kanal utama yaitu WhatsApp Broadcast / Pesan dari UDD (WAB) 50 orang. Informasi dari Teman / Contact Person (i) 17 orang.
Penyebaran informasi melalui pesan berantai terbukti menjadi motor penggerak ampuh yang berhasil memanggil kepedulian warga Kencong untuk datang ke lokasi donor. Di balik terkumpulnya puluhan kantong darah, panitia mencatat ada 23 calon pendonor yang batal berdonasi setelah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan (screening) yang ketat demi menjaga kualitas darah.
Adapun rincian indikator penolakan pendonor meliputi Kadar HB Rendah (< 12,5 Gr/dl) 18 orang (menjadi faktor penolakan terbanyak), riwayat medis lain 3 orang (seluruhnya terkendala Tekanan/Tensi Tinggi). Riwayat bepergian 1 orang (memiliki riwayat pasca bepergian dari Korea).
Alasan lain 1 orang (terkendala kondisi kesehatan/sakit) Meski puluhan warga harus tertunda niat mulianya, tingginya angka partisipasi ini menunjukkan bahwa kesadaran berdonor di Kecamatan Kencong terus meningkat pesat, sejalan dengan komitmen kepemimpinan Gus Bupati Fawait dalam memperkuat ketahanan stok darah di Kabupaten Jember. (*)
