PMI JEMBER – Pondok Pesantren (PP) Mahad Assalafy, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, menunjukkan aksi nyata kemanusiaan melalui kegiatan donor darah yang digelar pada Sabtu (7/2/2026). Bekerja sama dengan PMI Kabupaten Jember, kegiatan ini berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah untuk menambah stok medis di wilayah Jember.
Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, antusiasme peserta cukup tinggi. Tercatat sebanyak 57 orang berhasil mendonorkan darahnya, sementara 6 orang dinyatakan batal setelah melewati proses skrining kesehatan oleh tim medis.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi keluarga besar PP Mahad Assalafy. Menurutnya, kesadaran donor darah di lingkungan pesantren sangat membantu ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Meski minat tinggi, beberapa peserta harus rela tertunda niatnya karena tidak memenuhi indikator medis yang ditetapkan demi keamanan pendonor maupun penerima darah. Adapun rincian penyebab pembatalan 6 orang karena kadar HB Rendah: 3 orang (< 12,5 Gr/dl). Tekanan Darah (TD) Rendah satu orang. Kurang Istirahat/Tidur 2 orang.

Indikator lain seperti berat badan, usia, riwayat medis berat, maupun riwayat perjalanan ke daerah endemis terpantau nihil (aman) pada kegiatan kali ini. "Kami sangat berterima kasih kepada PP Mahad Assalafy. Angka 57 kantong ini sangat berarti. Skrining ketat tetap kami lakukan untuk memastikan kualitas darah dan kesehatan pendonor tetap terjaga," ujar Zainollah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin guna memupuk rasa empati dan jiwa sosial di kalangan santri serta masyarakat sekitar Kranjingan. (*)
