PMI JEMBER - Universitas Jember (UNEJ) terus membuktikan komitmennya sebagai salah satu lumbung pendonor darah bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember. Selain kegiatan donor darah yang rutin digalang oleh KSR PMI Unit UNEJ dan organisasi kemahasiswaan, agenda bulanan HARMONI PAGI UNEJ kini menjadi wadah strategis aksi kemanusiaan tersebut.
Pada pelaksanaan terbaru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNEJ, Jumat (24/7/2026), kegiatan donor darah yang diikuti oleh jajaran dosen dan karyawan ini berhasil menghimpun 39 kantong darah. Sayangnya, masih ada 14 relawan pendonor tidak bisa melanjutkan donor darah karena tidak lolos skrining.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sivitas akademika UNEJ yang terus konsisten menjaga ketersediaan stok darah untuk masyarakat.
Menurutnya, sinergi melalui program rutin seperti Harmoni Pagi ini sangat membantu keberlangsungan suplai darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. Pemeriksaan Kesehatan Ketat Meski antusiasme tinggi, UDD PMI Kabupaten Jember tetap menerapkan standar prosedur pemeriksaan kesehatan secara ketat demi keamanan pendonor maupun penerima donor.

Dalam kegiatan kali ini, terdapat 14 calon pendonor yang terpaksa dibatalkan (ditolak). Indikator penolakan calon pendonor antara lain kadar Hemoglobin (HB) rendah (< 12,5 g/dL) sebanyak 7 orang. Riwayat medis & kondisi kesehatan dengan kadar HB tinggi (> 17 g/dL) 1 orang. Riwayat pasca pperasi 1 orang. Sedang batuk 1 orang. Alasan lain yaitu karena pulang / mengundurkan diri sebelum proses sebanyak 4 orang.
Pihak PMI berharap kolaborasi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen sivitas akademika UNEJ ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan pada setiap gelaran Harmoni Pagi berikutnya..”Saya rutin ikut donor darah di acara Harmoni Pagi UNEJ saat sudah ada pemeritahuan dari UDD PMI Kabupaten Jember untuk donor darah,” kata Andini, salah satu relawan pendonor di kampus FKIP Unej. (*)
