PMI JEMBER – Di tengah padatnya aktivitas menyambut musim giling tebu tahun 2026, kepedulian sosial karyawan Pabrik Gula (PG) Semboro tidak surut. Di sela-sela kesibukan pabrik, para karyawan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) ini tetap meluangkan waktu untuk melakukan aksi kemanusiaan melalui donor darah pada Senin, 8 Juni 2026.
Aksi solidaritas yang digelar di area PG Semboro tersebut berjalan sukses dan berhasil menyumbangkan 23 kantong darah segar ke Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. Kantong-kantong darah ini nantinya akan sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan medis masyarakat Jember dan sekitarnya.

Antusiasme Tinggi, 7 Calon Pendonor Terpaksa Ditolak Meskipun antusiasme karyawan yang mendaftar cukup tinggi, tidak semua peserta bisa lolos proses screening medis yang ketat. Dari total pendaftar, tercatat ada 23 orang yang berhasil mendonorkan darahnya, sementara 7 orang lainnya dinyatakan batal atau ditolak oleh tim medis PMI demi menjaga keselamatan pendonor dan kualitas darah.
Berdasarkan data indikator medis dari tim UDD PMI Jember, penyebab kegagalan para calon pendonor tersebut terbagi menjadi dua faktor utama yaitu kadar Hemoglobin (HB) rendah sbanyak 4 orang ditolak karena kadar HB mereka berada di bawah standar minimal, yaitu kurang dari 12,5 g/dl. Sebanyak 3 orang terpaksa ditolak akibat memiliki tensi darah yang terlalu tinggi saat pemeriksaan fisik.
Melihat konsistensi dan semangat kemanusiaan yang ditunjukkan oleh lingkungan PG Semboro, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Menurutnya, kesediaan karyawan untuk berdonor di tengah puncak kesibukan musim giling adalah hal yang luar biasa. "Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi manajemen serta seluruh karyawan PG Semboro. Di sela-sela penatnya aktivitas giling tebu, mereka masih memikirkan nasib sesama yang membutuhkan darah. 23 kantong darah ini sangat berarti untuk menjaga stok darah di Jember," ujar Zainollah.
Zainollah juga menambahkan bahwa penolakan terhadap 7 calon pendonor merupakan hal yang wajar dalam dunia medis. Faktor kelelahan akibat aktivitas kerja yang tinggi di musim giling dinilai bisa memengaruhi kondisi tensi dan kadar HB seseorang. Aksi donor darah rutin di PG Semboro ini diharapkan terus menjadi agenda berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh nyata bahwa kesibukan kerja di sektor industri tidak menjadi halangan untuk tetap menebar kebaikan dan menyelamatkan nyawa sesama. (*)
