Bentuk PMR Madya, SMP Al-Irsyad Jember Gelar Orientasi Kepalangmerahan Untuk Calon Relawan Muda

Bentuk PMR Madya, SMP Al-Irsyad Jember Gelar Orientasi Kepalangmerahan Untuk Calon Relawan Muda

PMI JEMBER – Langkah nyata dalam menanamkan jiwa kemanusiaan sejak dini terus digalakkan. SMP Al-Irsyad Jember resmi menggelar kegiatan Orientasi Kepalangmerahan sebagai awal pembentukan Palang Merah Remaja (PMR) Madya di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 16 Juni 2026, bertempat di Markas PMI Kabupaten Jember, Jalan Jawa.

Dalam pelaksanaannya, puluhan siswa yang menjadi calon relawan muda ini didampingi langsung oleh Ustad Solihin selaku Guru Pendamping eksktarkurikuler SMP Al Irsyad, serta Rike Galina guru pendamping. Orientasi kepalangmerahan ini bekerjasama dengan  PMI Kabupaten Jember. 


"Ini sebagai awal pembentukan PMR Madya SMP Al-Irsyad Jember dengan mengikutkan puluhan siswa dalam orientasi kepalangmerahan," tutur Rike Galina di sela-sela kegiatan.

Orientasi ini dirancang secara intensif untuk membekali para peserta dengan pengetahuan teori dan keterampilan praktis. Terdapat lima materi utama yang disampaikan kepada para calon anggota PMR Madya, yaitu pertama kepalangmerahan yaitu untuk memahami sejarah, prinsip dasar, dan nilai-nilai gerakan kemanusiaan internasional.

Kedua, kepemimpinan untuk membentuk karakter remaja yang tangguh, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Ketiga sanitasi kesehatan untuk mengedukasi pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan demi kesehatan bersama. Ketiga, Pertolongan Pertama (PP) untuk memberikan keterampilan dasar untuk menangani cedera atau kondisi darurat medis secara cepat dan tepat. Terakhir, keempat Ayo Siaga Bencana untuk membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan dalam menghadapi potensi bencana sejak dini.


Langkah maju yang diambil oleh SMP Al-Irsyad Jember ini mendapat sambutan hangat dari pihak manajemen pencipta kemanusiaan di tingkat kabupaten. Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, secara khusus memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif pembentukan PMR Madya ini. Menurutnya, regenerasi relawan muda sangat penting untuk memastikan napas kemanusiaan terus mengalir di Kabupaten Jember.

Sebagai penutup rangkaian orientasi, kegiatan ini diakhiri dengan prosesi pengukuhan resmi. Dengan pengukuhan tersebut, puluhan siswa ini telah sah menjadi anggota PMR Madya SMP Al-Irsyad Jember yang siap menjadi garda terdepan aksi kemanusiaan dan kesehatan di lingkungan sekolah. (*)