Antusias Belajar Menulis Berita

Antusias Belajar Menulis Berita

JEMBER - Sebanyak 30 sukarelawan dari KSR dan PMR PMI Kabupaten Jember antusias belajar ilmu jurnalistik. Mereka belajar menulis berita dengan cepat di Aula Markas PMI Kabupaten Jember. Bahkan, sejumlah relawan belajar menulis berita tentang kegiatan jurnalistik dan dikirim ke Jawa Pos Radar Jember.

Antara lain, Ecky Cahyo Pratama dan Muhammad Basir Alhariri dari KSR. Kemudian Ivan S Han  dari PMR SMAN Ambulu Jember. Ketiganya cukup baik membuat berita tentang kegiatan pelatihan jurnalistik yang digelar unit humas PMI Kabupaten Jember. Bahkan, ada sejumlah peserta lain yang menyusul mengirim beritanya.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada Narto, pemarti tentang pelatihan jurnalistik dari Jawa Pos Radar Jember.  Mulai dari pertanyaan tentang teknis menulis, politik media sampai tentang berita hoax yang kini banyak bertebaran di media sosial (medsos).
Disamping untuk menyebarluaskan kegiatan kepalangmerahan di Jember,  relawan PMI juga diharapkan bisa menulis berita yang sesuai dengan kaidah jurnalistik. Sehingga pelatihan ini  diharapkan  bisa melawan berita hoax dan isu sara  yang sedang marak di dunia maya.
Menurut Narto sebuah berita perlu melewati banyak tahapan sebelum akhirnya bisa dimuat. Karena jika tanpa adanya filter berita bisa mengandung isu sara dan gambar yang tidak sesuai untuk konsumsi masyarakat. Filter tersebut berita yg dimuat sesuai dengan fakta dan tidak menyalahi kaidah jurnalistik.
Dia memberikan pembekalan ilmu tentang dunia jurnalistik dengan memberikan beberapa tips tentang cara cepat menulis berita. Sekaligus memberikan memotivasi para peserta agar tertarik menjadi seorang jurnalis. "Membuat berita itu filosofinya ibarat berbelanja sayur, semakin banyak macam sayur dan bumbu yang di beli maka semakin nikmat dan masakan. Sama halnya dengan membuat laporan berita, semakin banyak data atau informasi yang didapatkan maka semakin menarik dan berkualitas berita yang diolah dan disampaikan,” ujarnya.
Peserta pelatihan belajar jurnalistik dengan di dampingi Narto, pemateri dari Jawa Pos Radar Jember. Disela-sela pelatihan dilakukan sosialisasi UU Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Kepalangmerahan dengan pemerti Sukaryo Sekretaris  PMI Kabupaten Jember. Termasuk ada materi motivasi yaitu tentang Sikap, Kepribadian dan Public relation dari RR Pertiwi Sudjiati, koordinator unit humas PMI Kabupaten Jember.
Pelatihan dibuka langsung oleh ketua PMI Jember  H E A Zaenal Marzuki SH MH. “Kami mengapresiasi pelatihan jurnalistik bagi para relawan KSR, PMR dan daru unit PMI Kabupaten Jember lainnya. Ini agar para relawan mengetahui tentang ilmu jurnalistik,” kata EA Zaenal Marzuki.
Dia berharap para relawan PMI menguasai ilmu jurnalistik sekaligus agar mampu bekerjasama dengan insan persen. Sebab, saat kejadian para relawan setiap saat bisa dimintai data oleh para wartawan. “Agar para relawan juga  mengetahui kebutuhan wartawan yang liputan,” ungkap pengacara senior Jember tersebut. (kl/aro)