PMI JEMBER – Sebanyak 315 anggota Palang Merah Remaja (PMR) Madya tingkat SMP dan MTs se-Kabupaten Jember beradu ketangkasan, kreativitas, dan inovasi dalam ajang Ajang Membangun Relawan Tangguh (AMERTA) 2 Tahun 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Relawan (Forel) PMI Kabupaten Jember bertempat di Markas PMI Kabupaten Jember, Jalan Jawa No. 57, pada Minggu (1/11/2026). Sebanyak 21 sekolah tingkat menengah mengirimkan kontingen terbaiknya, di mana setiap sekolah menerjunkan 15 anggota untuk berlaga di 10 bidang perlombaan.
Materi yang dilombakan mencakup simulasi Pertolongan Pertama (PP), cerdas cermat, cipta tandu, serta 7 bidang traveling yang meliputi Pertolongan Pertama, Kepalangmerahan, Kesehatan Remaja (PKR), Donor Darah Sukarela (DDS), dan Kepemimpinan.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zaonillah, mengapresiasi tinggi antusiasme para peserta muda yang dinilainya memiliki semangat kemanusiaan yang luar biasa sejak usia sekolah menengah. "Ajang AMERTA 2 ini menjadi sarana pembentukan karakter relawan yang tangguh, sigap, dan responsif terhadap misi kemanusiaan. Kami bangga melihat semangat para anggota PMR Madya yang menunjukkan dedikasi luar biasa," ujar Zaonillah.
Ketua Forel PMI Kabupaten Jember, Doni Kesuma, menjelaskan bahwa kompetisi tingkat SMP/MTs ini merupakan rangkaian berkelanjutan dari pembinaan kepemudaan PMI Jember. "Lomba PMR Madya hari ini merupakan tindak lanjut dari ajang serupa tingkat SMA (PMR Wira) yang telah sukses kami selenggarakan pada Sabtu, 31 Oktober kemarin. Kami ingin memastikan regenerasi relawan PMI berjalan berkesinambungan dan terarah," jelas Doni.
Semangat dan keceriaan tampak menyelimuti para peserta selama kompetisi berlangsung. Salah satu peserta dari PMR Madya SMPN 1 Rambipuji Jember, Safila Oktavia, mengungkapkan rasa bangga dan gembiranya dapat mewakili sekolahnya dalam ajang bergengsi ini.

"Kami sudah berlatih intensif bersama tim. Melalui perlombaan ini, kami tidak hanya menguji keterampilan pertolongan pertama dan kerja sama tim, tetapi juga mendapatkan banyak teman baru serta pengalaman berharga sebagai relawan muda," ungkap Safila penuh semangat.
Melalui kompetisi AMERTA 2 Tahun 2026 ini, PMI Kabupaten Jember berharap dapat mencetak generasi muda yang sadar kemanusiaan, siap siaga bencana, serta mampu menjadi pelopor kepedulian sosial di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (*)
